DI 16122016
Roma 15:2 NKJV
Let each of us please his neighbor for his good, leading to edification.
- Biarlah setiap dari kita menyenangkan sesamanya untuk kebaikan dia, memimpin pada kemajuan rohani.
Bgmna membuat seseorg mengalami kemajuan? Ternyata ayat ini mengajarkan utk membuat senang terlebih dahulu org yg kita pimpin.
Pemimpin mengharapkan penundukan diri dan ketaatan, namun jgn lupa bhw pemimpin punya kewajiban utk membuat org yg dipimpinnya merasa senang dahulu. Suami ingin dihormati dan dilayani hrs lebih dahulu menyatakan kasihnya pd isteri serta memenuhi kebutuhannya. Tuhan saja mengasihi kita terlebih dahulu barulah Dia menerima penyembahan dr hidup kita.
Jgnlah memimpin dlm situasi ketegangan, pemimpin itu hrs dihormati dan disegani, bukan ditakuti setakut-takutnya. Tuhan saja tdk membuat kita dlm ketegangan saat mengikuti Dia, ada disiplin tp diimbangi dg kasih dan sukacita.
Buatlah org yg kita pimpin itu senang dulu, itu utk kebaikan dia. Mengapa baik? Hati yg senang membuat org lebih mudah utk berpikir jernih dibandingkan saat cemas. Spt anak yg dikasihi orgtuanya lebih mudah diajari dan dinasehati. Jiwa yg tenang membuat semangat hidup meningkat.
Setelah dibuat senang, pimpinlah dia menuju kemajuan rohani, caranya dg dididik sesuai Firman Tuhan. Hrs ada teladan dan keterampilan dr pemimpin yg hrs ditunjukkan. Pemimpin hrs punya cukup pengetahuan, memiliki hikmat dan pertimbangan yg baik, integritas yg teruji, yg diajari sama dg yg dikatakan dan diperbuat. Didiklah dlm suasana sukacita, bkn dlm situasi keterpaksaan. Mulailah dg menunjukkan kesaksian hidup, jd bukan sekedar mengajar teori, jgn pelit utk men-sharingkan bnyk hal pd org yg dipimpin, pujilah kemajuan yg dicapai, dan koreksilah kesalahan yg ditemukan.
Jadilah pemimpin yg mem-bapa-i, artinya menganggap yg dipimpin sbg anak yg dikasihi. Spt orgtua mewariskan bnyk hal pd anaknya, demikian jg pemimpin jg mewariskan hal-hal rohani yg baik