DI 17122016
Roma 15:4 NKJV
For whatever things were written before were written for our learning, that we through the patience and comfort of the Scriptures might have hope.
- Karena apapun hal-hal yang telah tertulis sebelumnya, ditulis untuk pembelajaran kita, supaya kita melalui kesabaran dan penghiburan dari Kitab Suci boleh memiliki harapan.
Memang tdk biasa saat membaca ayat ini, bgmna bs kita mendapati penghiburan dr Kitab Suci, dr Firman Tuhan yg tertulis?
Dlm konteks kerohanian Ibrani, seringkali sesuatu dipersamakan spt seseorg, misalnya ttg hikmat, dlm kitab Amsal, hikmat dianggap spt seorg perempuan, dlm bhsa Inggrisnya disebut ‘her’, jd utk mengerti ayat ini, gunakan perbandingan spt itu.
Saya sering melayani kedukaan, dan saya paham benar saat keluarga atau kerabat dr org yg meninggal lebih bs dihibur dan dikuatkan oleh org yg dia kasihi, keluarga inti atau sahabat sejatinya dibandingkan dg penghiburan yg diberikan oleh hamba Tuhan yg melayani. Knp penghiburannya bs ‘masuk’? Krna ada hubungan yg sangat dekat antara keduanya.
Bgmna mgkin kita ‘terhibur’ oleh Firman Tuhan jika kita tdk ‘bergaul erat’ dg Firman? Membacanya saja jarang apalg merenungkannya. Ibarat punya teman tp jarang bertemu, jarang ngobrol atau jarang chatting, bgmna mau dekat hubungannya? Kalau membaca Firman tp tdk mendpt apa-apa, mgkin krna kita ‘diam’ saja, tdk berusaha utk merenungkan dan memahaminya. Spt memahami karakter seseorg, gagal paham bs bermusuhan.
Bergaulah dg Firman Tuhan, baik yg tertulis maupun Firman yaitu Tuhan sendiri. Utk mengerti dg benar Firman yg tertulis, kita butuh pewahyuan dr Firman yang ‘hidup’ yaitu Tuhan. Kombinasi keduanya memampukan kita menikmati Firman itu nyata dan hidup di dlm keseharian hidup kita. Org yg berpikir Firman Tuhan itu membosankan berarti blm tahu cara bergaul dg Firman Tuhan. Ada penghiburan di dlm Firman Tuhan, penghiburan yg membuat kita nyaman dan makin mengasihi Tuhan