Harus Sayang Semuanya

DI 19012017 
Kejadian 25:28 KJV 

And Isaac loved Esau, because he did eat of his venison: but Rebekah loved Jacob. 

  • Dan Ishak mengasihi Esau, karena dia memakan daging rusanya: tapi Ribka mengasihi Yakub. 

Tdk dijelaskan dg pasti mengapa Ishak dan Ribka ‘berbagi’ sayang tdk merata pd kedua anak kembar mereka. Yg dpt kita simpulkan dr ayat ini adalah ternyata Ishak seorg pecinta ‘kuliner’, dia suka makan mknan daging yg Esau buat, krna enak maka Ishak suka. Mgkin jg mknan yg Esau buat lebih nikmat drpd yg Ribka, ibunya buat. 
Sementara Yakub suka beraktivitas dlm tenda, lebih bnyk waktu bersama ibunya, tak heran jika ayat ini mencatat keadaan keluarga Ishak spt itu. 
Sbnarnya tdk baik menyayangi salah satu anak lebih dr anak yg lain. Tdk mudah menyayangi secara adil, tiap anak punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, ada sifat yg menyukakan ada jg yg menyebalkan, namun utk menghindari konflik di masa dpn, kita hrs mulai menghilangkan ‘anak emas’ dr anak-anak kita. Jgn sampai iri hati dan dendam terpendam meledak saat nanti orgtua sdh tak ada. 
Esau senang berbyru, senang aktivitas outdoor, sdgkan Yakub senang aktivitas indoor, ini kadang menjd penyebab anak-anak tdk dididik scra seimbang. Aktivitas outdoor dan indoor sama-sama penting, bs mengajar bnyk hal, bersosialisasi dan mengajar utk menjd pribadi yg berani. Jgn sampai nanti timbul ‘anak mami’ dan jg ‘anak papi’, kita bs cegah sedini mgkin. 
Menyukakan hati orgtua itu baik, tp jg hrs sama rata, jgn menyayangi salah satunya lebih dr yg lain. Orgtua dan anak-anak jgn saling menimbulkan iri hati dan kekecewaan, jgn membanding-bandingkan dg keluarga lain, itu sama saja kita merasa kecewa dan tdk menghargai kasih orgtua dan jg anak-anak, hadirkan Tuhan dlm keluarga kita, bangun mezbah doa setiap hari, sayangi dengan adil, tulus dan belajar saling mengampuni. Tak ada keluarga yg sempurna, yg ada adalah keluarga yg bs kita ciptakan: mau harmonis atau tdk? 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.