Hanya Sesaat Saja

DI 09022017 
Mazmur 30:5 KJV 

For his anger endureth but a moment; in his favour is life: weeping may endure for a night, but joy cometh in the morning. 

  • Karena amarah-Nya bertahan tapi sesaat saja; di dalam perkenanan-Nya adalah kehidupan: tangisan boleh bertahan untuk satu malam, tapi sukacita datang di pagi hari. 

Tuhan itu penuh kasih, bkn berarti Dia tdk bs murka atau marah terhadap sesuatu yg tdk benar. Namun Dia marah hanya sesaat saja. 
Tuhan ingin ada damai antara kita dg Tuhan, Dia bkn sekedar marah krna kesalahan yg kita buat, tp Dia menyediakan solusi bgmna utk menyelesaikan masalah dosa dan kesalahan kita. Dia ingin damai. 
Sikap Tuhan ini patut diteladani, dlm hal jgn membiarkan dosa menjd penghalang hubungan antara Tuhan dg umat-Nya. Marah itu wajar dan manusiawi tapi jika emosi yg tdk terkendali dan meledak-ledak, marah bs terjd dlm kurun wkt yg cukup lama, bs seharian hingga puluhan tahun, dipendam dlm hati hingga suatu saat meledak, bs mengakibatkan fisik menua dan hidup tdk nyaman. 
Marahlah jika memang marah dibutuhkan, tp cukup sesaat saja. Tunjukkan jg kasih kepada mrka, usahakan mencari cara bgmna menyelesaikan persoalan yg ada. Apakah itu dg berdoa memberkati dia, melepaskan pengampunan hingga memperbaiki komunikasi. Tindakan kasar tdklah menjamin org lain bs mengubah keadaan dan realita. Turunkan panasnya suasana ke titik normal, bangun kembali komunikasi yg sempat terganggu, dan bergembiralah. 
Ada saatnya kita berduka, suasana menjd tdk spt biasanya, spt tangisan di sepanjang malam, dlm pergumulan hidup yg paling berat, ada janji Tuhan bhw sukacita datang menjelang ‘pagi’, gelap diubah menjd terang, dukacita diubah menjd sukacita. Tdk utk selamanya org benar itu dianiaya, Tuhan Yesus akan memberi kemenangan bagi yg terlatih, sabar, tetap percaya pd Tuhan. Kalau ditegur Tuhan, segera bertobat, jgn malah menjauh dr Tuhan, nanti jd sasaran empuk buat iblis. 
Tetaplah menjd pendamai dari Kristus 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.