Mendukung Pemimpin 

DI 03032017 
Ezra 10:4 NKJV 

Arise, for this matter is your responsibility. We also are with you. Be of good courage, and do it.” 

  • Bangkitlah, karena perkara ini adalah tanggung jawabmu. Kami juga ada bersamamu. Jadilah teguh, dan laksanakanlah.” 

Sebagian org Israel dlm masa pembuangan mendpt perkenanan raja Persia utk kembali ke tempat asalnya, Ezra menjd pemimpin mrka saat itu. Ayat ini berkisah ttg dukungan rakyat terhadap Ezra yg ingin kembali bangsa Israel hidup sesuai dg hukum Taurat. 
Zaman skrg justru telah terjd sebuah pergeseran pemahaman ttg para pemimpin rohani. Sbg contoh: para hamba Tuhan yg pasti akan dihormati hrs punya kriteria ini: doanya manjur, bs mengusir setan, jago berkhotbah, penampilan hrs modis, hrs kaya, hrs ‘sakti’, dsbnya. Kalau gembala gereja org yg sederhana, khotbahnya biasa saja, doanya jg biasa-biasa saja, biasanya krg dihormati. Pertanyaannya bagi jemaat: Anda cari idola atau pemimpin rohani? 
Pemimpin rohani pasti bknlah manusia yg hebat, krna yg hebat hanyalah Tuhan, sekalipun mrka bs mengusir setan, membuat mujizat, dsbnya, itu semua krna karunia Tuhan yg bekerja dlm diri mrka. Jadi dukunglah para pemimpin rohani spya mrka dg sepenuh hati membimbing jemaat utk hidup sesuai dg kebenaran Firman Tuhan. Kalau ditemukan kekurangan di sana sini ya wajar saja, mrka bkn org yg sempurna. Bangga dg pemimpin rohani itu wajar, tp apakah kita mendukung mrka utk bersama-sama hidup benar sesuai Firman Tuhan? Jadilah jemaat bkn fans hamba Tuhan. 
Kalau pemimpin rohani meminta jemaat utk mulai baca Alkitab rutin setiap hari, belajar taat dan lakukan, krna hal itu penting utk pertumbuhan rohani kita. Kita lakukan atau tdk, mrka tdk tahu, tapi itu bukti kita sbg jemaat tdk mendukung mrka melaksanakan tanggung jwb sbg pemimpin umat Tuhan. Berikan dukungan yg nyata, bkn asal tunjuk tangan, janji sama Tuhan, tp tdk melakukannya. Apa ini kualitas jemaat Tuhan zaman skrg? 
Jgn hanya menuntut saja 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.