Bukan Sekedar Teman 

DI 21042017 
Kolose 4:7 KJV 

All my state shall Tychicus declare unto you, who is a beloved brother, and a faithful minister and fellowservant in the Lord 

  • Semua keadaanku akan Tikhikus nyatakan kepadamu, dialah seorang saudara terkasih, dan seorang pelayan setia dan hamba di dalam Tuhan 

Tikhikus adalah seorg rekan seperjalanan Paulus ke Yerusalem, seorg yg mewakili Paulus scra pribadi dan membawa surat-surat Paulus ke jemaat Kolose dan Efesus, dan uniknya ternyata Tikhikus menjalani 3 peran sekaligus bagi Paulus. 
Pertama sbg sdr seiman yg terkasih, seseorg yg bkn sekedar seiman, tp menjd saudara dlm kehidupan. Tentu ini lebih dr sekedar sahabat dekat, tp ada sebuah sinergi bkn saja dlm hal pertemanan, tp jg dlm keseharian hidup mrka. 
Kedua, sbg pelayan Tuhan yg setia, diperkirakan Tikhikus adalah seorg diaken jemaat, jd terlibat langsung dlm hal penggembalaan jemaat, secara struktur dia ada di bawah Paulus, jd pasti diperlukan ketaatan, kesetiaan, penundukan diri, dsbnya. 
Ketiga, sbg sesama hamba di dlm Tuhan, mampu bersama-sama melayani dan menempatkan diri sbg sesama hamba di hadapan Tuhan. 
Struktur dlm gereja janganlah menjd sebuah hal yg menempatkan jabatan dlm gereja sbg sebuah level hubungan sesama pelayan Tuhan. Melihat Paulus dan Tikhikus maka kita bs belajar utk bgmna sbg org percaya bs menjd sbg sdr seiman yg terkasih, pelayan yg setia dan sesama hamba di hadapan Tuhan. Jabatan dlm grja jgn justru membuat perbedaan perlakuan, jabatan yg tinggi dihormati berlebihan, jabatan yg biasa-biasa saja kurang dihargai. Tentu ini bkn praktek kasih yg Tuhan ajarkan. 
Belajar utk membangun hubungan dg sdr seiman di mana kita berkomunitas, praktekkan kasih dan saling melayani dlm kehidupan sehari-hari. Tetaplah rendah hati krna kita semuanya adalah hamba di hadapan Tuhan, tak ada yg lebih tinggi atau lebih rendah, fungsi kita yg berbeda dlm plynan hanyalah sebuah penempatan agar semuanya berjalan lancar 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.