Tidak Dibatalkan 

DI 20052017 
Roma 11:29 NKJV 

For the gifts and the calling of God are irrevocable. 

  • Karena karunia dan panggilan Tuhan itu tidak dapat dibatalkan. 

Sekalipun mgkin sedikit saja org yg menerima penebusan salib Kristus dan percaya pd Injil, itu tdk akan membuat Tuhan Yesus menyesal mengorbankan diri-Nya utk menebus dosa manusia. Ini sebuah hal yg perlu kita renungkan. 
Apa reaksi kita jika kita memberi makanan pd seseorg, bukannya dimakan tp malah org itu membuangnya spt membuang sampah? Mgkin kita sdh memarahinya atau malah berpikir mendingan tdk memberi mknan itu tadinya. Artinya ada penyesalan. Kita mgkin berpikir ulang utk memberi org itu sesuatu di lain kesempatan. 
Tuhan tdk menyesal krna Dia menunggu tiap org utk percaya pd berita Injil dan hidup sbg pengikut Kristus. Seberapapun yg diselamatkan, Tuhan tetap bersukacita walaupun kerinduan hati-Nya semua org diselamatkan. Tuhan tetap ‘menperjuangkan’ keselamatan agar bnyk org yg menerimanya. Dia tdk hanya menunggu tp jg bertindak, hingga waktu kedatangan-Nya kembali itu tiba. 
Apakah kita berpikir utk berhenti melakukan kebaikan? Jgn pernah berhenti, teruslah berbuat baik selama masih ada kesempatan. Jgn terlalu dipikirkan ttg respon baliknya, pikirkan betapa bahagianya kita masih bs berbuat baik meskipun utk sesuatu yg biasa saja. Tuhan mencatat setiap perbuatan baik kita. Belajar utk bs bersukacita di tengah org-org yg tdk menghargai kebaikan kita. Jgn menjd sakit hati dan kecewa, itu hanya merusak damai sejahtera dlm hidup kita, relakan apa yg sdh kita berikan, krna itu sdh menjd milik org lain. Tdk perlu berharap menerima balasan krna tdk semua org menghargai kebaikan org lain. 
Tuhan saja tdk membatalkan usaha-Nya utk menyelamatkan seluruh manusia, kitapun hrs tetap bersemangat berbuat baik, bkn hanya pd org yg baik saja, tp jg kpd musuh kita, kasihi mrka dan jadilah berkat bagi mereka, suatu saat mgkin mrka akan sadar bhw yg dulu mrka perbuat itu salah 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.