DI 26052017
Amsal 27:14 NKJV
He who blesses his friend with a loud voice, rising early in the morning, It will be counted a curse to him.
- Orang yang memberkati temannya dengan suara yang keras, terbit lebih awal di pagi hari, itu akan diperhitungkan sebuah kutuk padanya.
Sulit memahami ayat ini, namun mari kita coba memahaminya dr kalimat di tengah ‘terbit lebih awal di pagi hari’.
Apa yg terbit di pagi hari? Tentu si matahari. Matahari memiliki keteraturan dlm wkt kpn dia terbit sehingga kita memiliki perhitungan jam yg teratur. Seandainya matahari terbit tengah malam jam 12, apa yg terjd? Pastinya kita bingung dan bnyk hal menjd kacau.
Memberkati teman itu hal yg baik, namun jika dg ‘suara yg keras’ justru bs dianggap sbg kutuk. Suara yg keras membuat bnyk org bs mendengar apa yg dibunyikan suara itu, suara yg keras bs merusak pendengaran, suara yg keras bs dimaknai sbg sebuah tindakan menekan lawan bcra. Jd apa maksudnya?
Memberkati itu kadang hrs ‘sunyi’ dan misterius, misalnya seseorg yg memberi dukungan dana bagi org lain yg sakit, dia sengaja tdk mau diketahui, mgkin ditulis ‘no name’ atau sebutan lainnya. Tdk ada niat utk sengaja pamer atau ingin dipuji-puji. Biarlah org yg menerima bantuannya bersyukur pd Tuhan saja krna tdk tahu siapa yg memberkatinya melalui dana.
Memberkati itu hrs berdampak nama Tuhan dipermuliakan, bkn nama si pemberi. Jika ‘terpaksa’ hrs muncul di dpn org yg kita berkati, katakanlah bahwa: “Ini ada berkat Tuhan utk kamu, saya cuma perpanjangan tangan Tuhan saja.” Dorong org itu utk bersyukur pd Tuhan, dan jgn berterimakasih berlebihan pd kita.
Apa yg kita berikan pd org lain sbg berkat jgn sampai justru membuat hidup teman kita menjd kacau. Misalnya saat diundang ultah anak teman kita yg berusia 5 tahun, kalau kita hadiahkan sebuah smartphone, ini bs membuat si anak menjd terganggu sekolahnya krna selalu main smartphonenya. Perlu berhikmat saat ingin memberkati, jgn asal memberkati saja