Tuhan Mengangkat

DI 31052017 
Mazmur 113:7 KJV 

He raiseth up the poor out of the dust, and lifteth the needy out of the dunghill; 

  • Dia yang membangkitkan orang miskin keluar dari debu, dan mengangkat yang melarat keluar dari kumpulan kotoran hewan. 

Kemiskinan dan kemelaratan zaman itu dikaitkan dg hilangnya perkenanan Tuhan dlm hidup seseorg. Misalnya jika bangsa Israel menyembah berhala, Tuhan memberi hukuman berupa menjd tawanan bangsa lain dan dirampas harta bendanya. 
Tentu kita tdk boleh ‘men-cap’ org Kristen yg miskin itu selalu krna ada kutuk dlm hidup mrka krna bnyk sebab yg membuat seseorg hidup miskin, mgkin krna malas, krna sedang diproses Tuhan atau krna cara hidup mrka yg salah, walaupun bs jg mrka miskin krna memang ada kutuk oleh krna dosa tertentu. 
Kabar baiknya adalah ada Tuhan yg sanggup melepaskan tiap org dr kemiskinan dan kemelaratan, sama spt Tuhan menyediakan pengampunan utk setiap dosa manusia selama dosa itu diakui dan disertai dg pertobatan. 
Kemiskinan digambarkan hidup di dlm debu dan (maaf) hidup di tengah kumpulan kotoran hewan. Sesuatu yg sangat hina, mengenaskan dan penuh penderitaan. Tuhan menyayangi org yg berdosa tp benci terhadap dosanya, krna itulah selalu ada kesempatan utk dipulihkan Tuhan asalkan dlm keadaan yg rendah itu, seseorg punya pengharapan dan percaya pd Tuhan. Segala sesuatu ada masa dan waktunya, di tangan Tuhan sesuatu bs diubah, tdk ada takdir dlm ke-Kristenan, ada masa dan waktu setiap anak Tuhan mengalami kemuliaan Tuhan, ketika tangan Tuhan mengangkat kita dr keterpurukan. 
Jgn pernah kecewa dan marah pd Tuhan dan mengutuki hidup kita sndri, itulah yg iblis inginkan dr kita, semakin kita jauh dr Tuhan, semakin bebas iblis merusak hidup kita. Dlm kesengsaraan, tetaplah percaya dan dekat dg Tuhan, tak selamanya kita hidup menderita, spt Tuhan menerbitkan matahari pd waktunya, demikian jg Dia menuntun kita keluar dr kegelapan menuju terang kehidupan. Nantikanlah Tuhan 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.