Didengar Doanya 

DI 30052017 
Lukas 1:13 NKJV 

But the angel said to him, “Do not be afraid, Zacharias, for your prayer is heard; and your wife Elizabeth will bear you a son, and you shall call his name John. 

  • Tapi malaikat itu berkata padanya: “Jangan menjadi takut, Zakharia, karena doamu itu didengar, dan istrimu Elisabet akan melahirkan seorang bayi laki-laki, dan kamu akan menyebut namanya Yohanes. 

Kisah yg hampir sama terjd antara Abraham dan imam Zakharia, keduanya sdh tua dan blm memiliki keturunan, dan akhirnya Tuhan memberikan mereka anak laki-laki di masa tua mrka. Keduanya yaitu Ishak dan Yohanes, dipakai Tuhan utk tujuan yg mulia. 
Mengapa justru di masa tua, di saat scra biologis rasanya mustahil mrka punya anak? Sdh di luar batas waktu, malah Tuhan baru melakukan sesuatu. Sulit utk memahami jalan pikiran Tuhan, Dia punya ‘kairos’ atau waktu-Nya sndri ttg kpn sesuatu terjd sesuai kuasa Tuhan. Mnrut pikiran manusia tentu berbeda, pny anak di masa tua nantinya bgmna nasib si anak? Kalau masih kecil lalu orgtuanya meninggal, bknkah justru ini sebuah masalah, jd ini berkat atau justru masalah? Ingatlah bhw Tuhan selalu memberi yg terbaik sesuai kesanggupan yg kita miliki. 
Doa Zakharia didengar Tuhan, sekalipun sdh tua, masih ingin punya anak, tetap setia dg istri satu-satunya. Sdh di luar batas wkt tp tetap berharap pd Tuhan, mnrut manusia tentu itu hal yg sia-sia. Bagi kita itu di luar batas waktu, bagi Tuhan itu tetap di dlm batas waktu-Nya. Bagian kita adalah tetap beriman dan percaya trs walaupun org lain menyuruh kita berhenti krna dianggap sia-sia. 
Apakah kita masih meminta sesuatu pd Tuhan sampai hr ini? Tetaplah berdoa dan percayalah doa kita didengar Tuhan krna apa yg kita minta itu hal yg baik. Tuhan mendengar doa org yg percaya, doa yg sesuai dg perencanaan Tuhan bagi hidup kita. Meskipun ‘terlambat’ mnrut manusia, tetap terima apa yg Tuhan berikan sbg jwban doa kita. Dia tdk memberi kita masalah dan beban, tp berkat

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.