Banyak Kemalangan 

DI 08062017 
Mazmur 34:19 

  • Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu; 

Menjd org percaya yg hidup benar di hadapan Tuhan bkn berarti bebas dr kemalangan. Kemalangan itu sesuatu yg menyebabkan rasa sakit dan penderitaan. Lalu apa gunanya perlindungan Tuhan dlm hidup kita? 
Kadang kita tdk mengerti mengapa sesuatu yg dikatakan ‘sial’ itu terjd dlm hidup kita shga org lain atau bahkan diri kita sndri berkata betapa malangnya nasib kita. Mengapa Tuhan biarkan kita mengalaminya? Lalu apa gunanya kita hidup benar? Bukankah kita beribadah utk mencari keselamatan dr semua kejadian buruk? 
Utk memahami sedikit arti diselamatkan, mgkin kita lihat dr perumpamaan berikut: 
Suatu saat kompleks perumahan si A terbakar, sekian rumah telah terbakar, hingga akhirnya rumah si A pun ikut terbakar, namun si A sempat menyelamatkan diri keluar rumah serta membw surat-surat berharga dan bbrpa harta yg bs diselamatkan. 
Si A tentu saja mengalami musibah, bkn krna dia buat kesalahan shga rumahnya terbakar, gara-gara rumah org lain terbakar, merembet ke rumah sekelilingnya. Rumah terbakar tentu sebuah musibah, kemalangan. Tapi si A selamat dari kematian, tdk terluka dan sempat menyelamatkan sebagian hartanya. Si A malang tp selamat. 
Pemikiran kita seringkali bkn berfokus pd keselamatan hidup, tp pd apa yg kita miliki. Kita hrs sadar bhw apapun yg kita punya, suatu saat bs hilang dr genggaman tangan kita. Harta bs lenyap seketika. Bagi Tuhan, yg paling penting adalah hidup kita, bkn harta kita. Mudah sekali bagi Tuhan utk membuat kita memiliki bnyk harta, itulah sebabnya Dia menyelamatkan hidup kita sekalipun kita mgkin kehilangan yg kita miliki. Org umumnya berkata bhw harta masih bs dicari, dan memang itu benar. Utk mempertahankan sesuatu kadang kita hrs kehilangan sesuatu yg lain. Melepas yg baik guna tetap memiliki yg terbaik. 
Tuhan selalu memperhatikan semua yg kita alami, Dia menyelamatkan kita 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.