DI 15062017
Ulangan 34:6
- Dan dikuburkan-Nyalah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya sampai hari ini.
Mungkin hanya Musa saja satu-satunya manusia yg oleh Tuhan sendiri dikuburkan, tentu krna Musa sangat istimewa di mata Tuhan.
Musa dipilih Tuhan utk memimpin org Israel keluar dr perbudakan Mesir utk masuk ke dlm Tanah Perjanjian yaitu Kanaan. Menjelang akhir perjalanan, Musa ternyata melakukan kesalahan dan sbg akibatnya dia tdk diperbolehkan masuk ke Tanah Perjanjian, hanya diizinkan melihatnya dr puncak Pisga, gunung Nebo (Ulangan 34:1).
Kegagalan seorg yg dipilih Tuhan tentunya tdk Tuhan inginkan, namun kita melihat 2 sikap Tuhan yg sangat berbeda terhadap kegagalan org-org pilihan-Nya. Bandingkan antara Saul dg Daud misalnya, keduanya dipilih Tuhan dan ternyata mrka jg melakukan dosa besar, Saul lebih memilih kekuasaan drpd taat pd Tuhan, dia ‘dicopot’ Tuhan dr jabatan raja dan mati dlm keadaan yg mengenaskan. Daud dipilih Tuhan menjd raja menggantikan Saul, namun dia melakukan dosa besar shga anak hasil perzinahannya tdk Tuhan biarkan hidup, dan anak-anaknya saling bunuh dan berebut kekuasaan. Namun Daud tetap dikasihi Tuhan, Saul tdk.
Manusia bersikap tdk adil, kalau berjasa dipuji, bgtu ketahuan berbuat dosa lgsg dihakimi dan ditolak. Tuhan kita itu adil, dosa hrs dihukum tp ketika ada pertobatan, Tuhan memulihkan hubungan dg mrka. Musa dikasihi Tuhan, terlihat saat Yesus suatu saat dlm dimensi roh terlihat bertemu Musa dan Elia (Matius 17:3). Kesalahan dan dosa memang bs merusak hubungan kita dg Tuhan, namun Tuhan tetap menghargai hal baik yg pernah dilakukan, kesalahan dihukum, ketaatan dihargai.
Musa gagal tp tetap dikasihi Tuhan, Tuhan sndri yg mengubur Musa, ini sebuah bentuk kasih Tuhan terhadap Musa. Hubungan Musa dg Tuhan sangat indah, selama hidupnya Musa belajar utk memenuhi tugas yg Tuhan percayakan sekalipun dia sadar bhw dia tak mampu.