Membunuh Ambisi

DI 01072017 
Kisah Para Rasul 9:21 

  • Semua orang yang mendengar hal itu heran dan berkata: “Bukankah dia ini yang di Yerusalem mau membinasakan barangsiapa yang memanggil nama Yesus ini? Dan bukankah ia datang ke sini dengan maksud untuk menangkap dan membawa mereka ke hadapan imam-imam kepala?” 

Saulus sangat berambisi membunuh para jemaat mula-mula, tentu saja jika berhasil, dia mendpt kenaikan jabatan dan memegang kekuasaan lebih besar. Namun Tuhan mengubah menjd sebaliknya, Saulus justru menjd pekabar Injil yg luar biasa. 
Apakah ini benar-benar 100% perbuatan Tuhan dlm hidup Saulus? Bnyk org sdh mendengar Injil, tp tetap tdk percaya pd Kristus, jd ada faktor lain selain pekerjaan Roh Kudus yg membuat seseorg bertobat, yaitu faktor dr dlm hati org itu sndri. 
Perubahan drastis yg dialami rasul Paulus terbilang spektakuler, yg dia lakukan dlm dirinya adalah dia ‘membunuh ambisinya’ shga Tuhan bebas memakai hidupnya utk tujuan mulia Tuhan. Spt raja Daud ketika dikudeta oleh anaknya, Absalom, dia tdk melawan dg kekerasan, tp menyerahkan semuanya pd Tuhan. Daud menjd raja bkn krna dia berambisi jd raja, tp krna pilihan Tuhan, jd dia sadar bhw Tuhan yg menentukan siapa yg berhak menjd raja atas Israel. 
Ayub jg menyerahkan semuanya pd Tuhan, ketika kekayaan dan anak-anaknya binasa, dia tdk menyalahkan Tuhan tetapi dia berserah pd Tuhan. 
Koreksi diri, apakah kita ini bohong dan munafik tdk? Kita blg semua yg kita miliki itu dr Tuhan dan punya Tuhan, tp dlm prakteknya kita masih bertindak bhw semuanya itu milik kita, hasil prestasi kita. Kita tdk melibatkan Tuhan dlm mengambil keputusan ttg anak-anak kita, harta kita, pasangan hidup kita krna kita berpikir bhw Tuhan tdk akan setuju dg kita. Ini memang kadang tdk kita sadari, tp perlu kita sadari krna Tuhan akan minta pertanggung jwbannya dr setiap org, dan apa yg akan kita katakan di hadapan Tuhan? 
Jgn lupakan Tuhan dlm setiap perencanaan kita, hidup kita milik Tuhan 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.