Tuhan Mengeraskan Hati 

DI 03072017 
Keluaran 14:4 

  • Aku akan mengeraskan hati Firaun, sehingga ia mengejar mereka. Dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku, sehingga orang Mesir mengetahui, bahwa Akulah TUHAN.” Lalu mereka berbuat demikian. 

Kalau kita ada pd posisi Musa dan org Israel saat itu, apa yg ada dlm pikiran kita saat itu mendengar Tuhan berfirman bhw Dia akan mengeraskan hati Firaun? Knpa bkn justru membuat Firaun ketakutan dan tdk mengejar org Israel? 
Sederhananya, mengapa sih Tuhan malah mempersulit, kan lebih cepat beres urusannya kalau Tuhan permudah semuanya? 
Sulit utk memahami maksud Tuhan ketika justru Dia mempersulit keadaan yg sdg kita alami, sdh hampir beres tp muncul hambatan baru, ternyata Tuhanlah yg membuatnya. Apakah reaksi kita salah? Apakah Tuhan sdg ‘main-main’? 
Jwban yg tepat tentunya ada dlm ayat ini yaitu Dia akan menyatakan kemuliaan-Nya sbg Tuhan bagi Firaun dan org Israel. Utk apa kemuliaan-Nya dinyatakan? Supaya yg jahat bisa bertobat dan org yg dikasihi-Nya imannya makin kuat. 
Bnyk org yg tdk percaya akan adanya Tuhan, sebagian percaya pd berhala, sebagian lg yakin bhw Tuhan itu tdk ada. Bgmna seseorg bs yakin bhw dokter A itu pintar mendiagnosa dan memberi resep obat yg manjur? Tentu saja saat ada pasien yg diperiksa dokter A, lalu minum obat yg ditulis dlm resep obat kemudian mengalami kesembuhan. Hrs ada buktinya, demikian jg utk membuat manusia percaya kalau Tuhan itu ada dg memberi bukti yaitu kemuliaan-Nya lewat mujizat, kesembuhan, tanda ajaib, dsbnya. Manusia terbiasa melihat dulu br mau percaya. 
Kalau keadaan kita dipersulit krna Tuhan mengeraskan hati org lain terhadap kita, jgn kita bingung dan bersungut-sungut, ikuti saja ‘skenario’ Tuhan, ikuti apa petunjuk Tuhan dan lakukan dg taat, nanti kita akan mengalami kemuliaan Tuhan pd akhirnya. Tuhan itu tdk ‘iseng’ atau suka ‘main-main’, Dia atur semuanya dg sempurna, tepat waktu dan berakhir indah pd waktu-Nya.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.