DI 31072017
Nehemiah 13:2 (NKJV)
… However, our God turned the curse into a blessing.
- … bagaimanapun juga, Tuhan kami membalikkan kutuk menjadi berkat.
Kisah dlm ayat ini adalah raja Balak mengirim utusan pd Bileam utk mengutuki bangsa Israel, namun atas otoritas Tuhan, Bileam akhirnya mengucapkan kata berkat bagi bangsa Israel.
Bileam saat itu seorg pelihat atau nabi, perkataan nabi zaman itu dianggap sangat mujarab, krna dianggap mewakili Tuhan menyampaikan firman-Nya. Apa yg diucapkan seorg nabi yg dr Tuhan itu pasti terjd.
Tuhan tdk sembarangan dlm hal memberkati atau mengutuki seseorg maupun sebuah bangsa. Selalu ada dasarnya mengapa diberkati ataupun dikutuk, ini yg perlu kita mengerti.
Konteks ayat ini tdk berlaku dlm semua situasi, bnyk org main kutip lalu dideklarasikan, hasilnya justru yg dikutuk tetap terkutuk. Ayat ini berlaku dlm kondisi yg jd sasaran kutuk itu tdk dlm kondisi ‘layak’ menerima kutukan. Mau dikutuk dg cara apapun, kutuk itu tdk bs masuk dlm kehidupan seseorg atau suatu kelompok. Sederhananya, spt polisi tak bs menahan seseorg yg tdk melakukan kejahatan tanpa adanya saksi atau bukti awal yg kuat.
Kutuk yg diarahkan pd seseorg yg tdk layak dikutuki, bs Tuhan ubah menjd sebuah berkat. Yg mengubah itu Tuhan, bkn manusia. Jd tak ada cara yg bisa manusia lakukan utk mengubah kutuk menjd berkat. Di titik inilah bnyk org Kristen salah pemahaman.
Jadilah org yg tak pantas dikutuki, kutuk jenis apapun tak akan bs masuk dlm kehidupan kita. Kutuk timbul krna kita tdk melakukan Firman Tuhan, jd kita hrs taat dan melakukan Firman Tuhan spya kita ada dlm posisi org yg diberkati. Org yg taat Firman ada pembelaan Tuhan dlm hidupnya, ada perlindungan Tuhan yg sempurna, si jahat tdk bs menyentuh. Jd jgn takut saat ada org yg mengutuki atau menyumpahi kita selama kita ada dlm posisi org yg diberkati Tuhan.
Diberkati bkn sekedar menerima berkat keuangan, tp ada dlm posisi anti terkena kutuk