Pemberontak

DI 05082017 
Yohanes 19:15 

  • Maka berteriaklah mereka: “Enyahkan Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!” Kata Pilatus kepada mereka: “Haruskah aku menyalibkan rajamu?” Jawab imam-imam kepala: “Kami tidak mempunyai raja selain dari pada Kaisar!” 

Sejak dr awal sbnarnya Tuhan tdk pernah mengatur bhw bangsa Israel akan menjd sebuah kerajaan dg seorg raja sbg penguasanya. Namun krna desakan dr bangsa Israel sndri, akhirnya Tuhan memilih Saul sbg raja bagi mrka, pdhal sblumnya, mrka dipimpin oleh para hakim. 
Mengakui kaisar Romawi sbg raja atas bangsa Israel sama saja dg memberontak pd krdaulatan Tuhan. Tuhan tdk ingin mrka dijajah, namun krna mrka memberontak pd Tuhan, mrka akhirnya dijajah oleh bangsa lain. Apalg yg menyatakannya adalah pimpinan para imam, jelas ini sebuah pemberontakan pd Tuhan. 
Dg mengakui kaisar sbg raja atas mrka, maka mrka tdk lg mengakui Tuhan sbg Tuhan atas bangsa Israel krna kaisar bkn org yg percaya pd Tuhan, mrka menyembah berhala, shga posisi Tuhan digantikan oleh berhala yg disembah org Romawi. 
Zaman skrg memang tdk ada lg Kaisar Romawi, tp bnyk org Kristen mengganti posisi Tuhan dg uang, cinta, kedudukan, berhala, kehebatan teknologi, dsbnya. Saat ada dlm masalah, bkn mencari Tuhan dahulu tp mengunjungi ‘org pintar’, bertanya pd peramal, berusaha mengatasi masalah dg kehebatan ilmu pengetahuan, hingga akhirnya manusia lebih percaya pd dirinya sndri drpd percaya pd Tuhan. Tuhan dianggap terlalu lama menolong, sdgkan lebih menyerahkan semuanya pd ‘cara alternatif’. Hari Minggu tetap ke grja, tp hatinya tdk menyembah Tuhan, sekedar ‘setor muka’ pd pendeta bhw dia masih setia dtg beribadah. Tuhan tdk dpt dibohongi, Dia tahu isi hati setiap manusia. 
Bgmna dg kita? Apakah percaya penuh pd Tuhan atau setengah-setengah? Jadilah org yg setia percaya pd Tuhan, yg tetap mengandalkan Tuhan dlm segala situasi, bkn cm berkata beriman pd Tuhan tp hatinya tdk demikian. Iman hrs nyata dlm perbuatan, sikap dan gaya hidup 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.