Cara Iman Bekerja

DI 24082017 
Yakobus 2:24 

  • Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman. 

Apa yg membuat sesuatu yg kita imani itu kita peroleh atau menjd nyata? Ternyata ada satu proses yg tdk disadari oleh kita shga kita merasa bhw iman kita gagal dan tdk ada gunanya beriman. 
Mengapa iman hrs memiliki perbuatan? Apakah spt slma ini yg diajarkan berulang-ulang bhw lakukan bagian kita dan Tuhan pasti lakukan bagian-Nya? Periksa ayat di atas. 
Iman dan perbuatan menghasilkan pembenaran atas diri manusia. Pembenaran bkn berarti yg salah dianggap menjd benar, tp justru yg salah ditunjukkan bgmna menjd benar. Iman kita adalah buah dr kepercayaan kita pd Tuhan, melalui pergaulan dg Tuhan, iman mulai bertumbuh, menjd besar. Namun apa yg bs membuktikan seseorg itu memiliki iman? Apakah membuat mujizat? Setiap doanya terkabul? Bukan itu, tp bukti dr iman kita adalah kita melakukan yg benar sesuai kebenaran Tuhan yg Dia ajarkan pd kita. Kita percaya pd ajaran guru di sekolah, maka kita praktekkan apa yg diajarkan. Org yg beriman hrs mempraktekkan ajaran Tuhan. 
Krna melakukan yg benar, maka Tuhan memberikan penilaian bhw kita ini org benar. Spt mengerjakan soal menuruti rumus yg diajarkan, guru menilai rumus dan jwbannya benar, maka kita dikatakan benar jwbannya. Jd hrs melewati pembenaran dulu barulah Tuhan melakukan seturut apa yg kita lakukan bagi Dia. 
Kalau mengimani sesuatu tp perbuatannya melanggar Firman Tuhan, maka kita didapati tdk benar, yg kita imani tdk akan jd kenyataan. Abraham melakukan yg benar, barulah janji Tuhan yg dia imani menjd kenyataan, Yusuf dan keturunan selanjutnya mengalami janji Tuhan pd Abraham. 
Beriman bkn sekedar ingin mendpt atau mengalami sesuatu dr Tuhan, itu dangkal sekali. Iman bkn saja ttg mujizat, tp berbuat apa yg benar shga kita mengalami janji Tuhan. Beriman berarti jg hidup benar di hadapan Tuhan. Hiduplah di dlm Firman Tuhan, Tuhan mengajar kita

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.