DI 02092017
Roma 12:1 KJV
I beseech you therefore, brethren, by the mercies of God, that ye present your bodies a living sacrifice, holy, acceptable unto God, which is your reasonable service.
- Karena itu aku sangat memohon kepadamu, saudaraku, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebuah korban yang hidup, kudus, dapat diterima Tuhan, yang mana adalah ibadah yang proposional/layak.
Memaknai ayat ini jika menggunakan terjemahan ‘persembahan’ maka krg mendpt inti pengertiannya dibandingkan kita menggunakan kata ‘korban’ yg memang adalah terjemahan yg tepat.
Korban bagi Tuhan selalu diletakkan di atas mezbah kemudian dipersembahkan pd Tuhan. Hidup kita itu sebuah korban, artinya dipersembahkan utk Tuhan. Spt hewan yg awalnya adalah milik si pemberi persembahan, ketika dikorbankan berubah menjd milik Tuhan. Dijadikan korban persembahan tentu tdk enak, hrs siap utk mati, artinya mengakhiri segala sesuatu demi Tuhan.
Utk sampai di level ini sangat dibutuhkan kerelaan dan penundukkan diri. Tdklah bnyk org yg mau hidup utk Tuhan, krna akan ada bnyk campur tgn Tuhan di dlmnya, masih ingin atur waktu sndri, ingin bercita-cita sndri bahkan ingin memutuskan sesuatu dg pola pikir sndri. Berpikir bhw Tuhan akan menentang pola pikir kita.
Itulah sebabnya tak bnyk org Kristen yg hidupnya maksimal dan sampai ke tujuan hidupnya. Misalkan dlm hal bekerja atau berbisnis, org yg sekedar mencari uang utk dirinya sndri bnyk mengalami hambatan dan akhirnya uang yg didpt cuma utk dipakai berobat, bayar hutang, dsbnya. Tp org yg bekerja atau berbisnis krna utk Tuhan, ada jaminan pertolongan Tuhan, jumlah uang dilipat gandakan Tuhan krna dikelola dg cara yg Tuhan perintahkan, sebagian diberikan bagi yg membutuhkan. Org yg hidup utk Tuhan bkn berarti menjd pelayan Tuhan full time, tp apapun profesinya, dijalani utk memuliakan nama Tuhan.
Tubuh sbg korban yg hidup, artinya tubuh digunakan bkn utk berbuat dosa dan keduniawian, tp utk memuliakan Tuhan