Membantah Tuhan

DI 05092017 
Roma 10:21 

  • Tetapi tentang Israel ia berkata: “Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah.” 

Keadaan bangsa Israel pd zaman nabi Yesaya hidup digambarkan sbg bangsa yg tdk taat dan membantah. Berarti ada dlm kondisi yg tdk baik. 
Tuhan tetap mengulurkan tangan-Nya, berarti tetap punya niat baik dan berusaha menyentuh kehidupan bangsa Israel. Inilah wujud kasih sayang Tuhan pd bangsa pilihan-Nya. Tuhan tetap berfirman sekalipun firman-Nya diabaikan bahkan dibantah. Ini satu hal yg hrs kita pahami dg benar. 
Di sekitar kita bnyk org yg agamanya Kristen tp justru mrka tdk taat dan bahkan membantah Tuhan. Alkitab bagi mrka hanyalah buku biasa, buku ttg sejarah Israel, tdk punya kerinduan utk membaca dan mempelajarinya lebih dlm. Dtg ibadah krna bs ‘happy-happy’ lompat-lompat nyanyi lagu pujian yg nge-beat dan mirip irama lagu sekuler. Dtg ibadah cuma krna menemani pasangan saja. Tp dlm keseharian hidupnya, dirinya sndrilah yg menjd ‘tuhan’ atas hidupnya. Tentu ini sangat memprihatinkan dan menyedihkan hati Tuhan. 
Uang kita tdklah berarti bagi Tuhan krna Dialah Sumber berkat, kehebatan kita tak dpt dibandingkan dg kehebatan Tuhan. Bnyk org berpikir asal pny bnyk uang, semua bs beres. Tp ternyata uang tak bs memberi tambahan umur, ada penyakit yg tdk bs disembuhkan meskipun uang utk perawatan tersedia. Uang menunjang kebahagiaan tp bknlah sumber kebahagiaan. Uang bnyk gunanya tp bknlah segalanya. Punya koneksi org hebat mgkin bs memudahkan sesuatu, tp bergantung pd manusia justru mendtgkan kutuk. Tak ada jalan yg benar kecuali bergantung dan berharap pd Tuhan. 
Jadilah umat yg taat, tdk melawan Tuhan dan firman-Nya. Bertanya pd Tuhan tentu saja boleh, tp jgn membantah apa yg Dia katakan. Kalau Tuhan blg jgn, ya jgn dilakukan. Jgn cari alasan utk melakukan yg Tuhan larang. Kalau disuruh sesuatu, jgn menunda-nunda, lakukan segera tanpa dikurangi atau ditambahi apapun 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.