Nyanyian Rohani

DI 06092017 
Efesus 5:19 

  • dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. 

Umumnya kita mengenal hanya 2 jenis lagu rohani yaitu lagu pujian (praise) dan lagu penyembahan (worship), namun dr ayat ini kita mengenal ada 3 jenis lagu rohani yaitu mazmur, puji-pujian dan nyanyian rohani. 
Mazmur (psalmos) pny arti perpaduan atau penggabungan permainan alat musik dengan vocal/suara, puji-pujian (humnos/hymn) yaitu lagu pujian kepada Tuhan utk merayakan sesuatu, nyanyian rohani (pneumaticos ode) yg berarti nyanyian yg terhubung dg roh manusia dan akal manusia yg digunakan sbg alat utk melayani/beribadah pd Tuhan. 
Yg paling menarik adalah ttg nyanyian rohani, sebab org bs saja kelihatannya memuji Tuhan pdhal bkn demikian, bs krna hafal lirik lagunya, suka irama musiknya, senang bernyanyi, tp tdk bgtu paham makna yg terkandung dlm lirik lagu tsb sehingga akal/otaknya tdk memikirkan maksud dr lirik lagu itu, dan jg rohnya tdk menyembah Tuhan. Jiwanya saja tdk tersentuh apalg rohnya, di sinilah mengapa ada org yg bgtu suka menyanyikan nyanyian rohani, tp ada yg tdk bgtu tertarik, ini krna blm sampai pd dimensi rohnya turut terhubung dg Tuhan. 
Nyanyian rohani bkn sekedar religius lirik lagunya, tp lebih pd terhubung atau tdknya roh kita dg Roh Tuhan saat bernyanyi lagu pujian pd Tuhan. Pengamen saja bs menyanyikan lagu-lagu Kristen, tp apakah dia sdg menyembah Tuhan? Hanya Tuhan yg tahu pastinya. 
Suka dg lirik atau irama musiknya tentu bkn hal yg salah, lebih penting bgmna kita mengalami perjumpaan dg Tuhan ketika kita sdg memuji dan menyembah Tuhan. Roh, jiwa dan tubuh kita hrs menjd satu kesatuan saat memuji dan menyembah Tuhan. Tubuh mengekspresikan, jiwa memberi semangat, roh terhubung dg Tuhan, di sinilah seseorg akan mengerti bhw pujian dan penyembahan bkn sebuah ritual, tp sebuah pengalaman spiritual dg Tuhan 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.