Meminta Roh Kudus 

DI 08112017 
Lukas 11:13 KJV 

If ye then, being evil, know how to give good gifts unto your children: how much more shall your heavenly Father give the Holy Spirit to them that ask him? 
Jika kamu kemudian, menjadi jahat, tahu bagaimana pemberian yang baik pada anak-anakmu: betapa lebih lagi Bapamu yang di surga akan memberi Roh Kudus pada mereka yang meminta-Nya? 
Jika kita teliti pd ayat ini, peran Roh Kudus dlm hidup kita diumpamakan spt makanan bagi tubuh jasmani kita. Jadi Roh Kudus itu adalah kebutuhan dan pemelihara kehidupan kita. 
Spya mudah mengerti, kita pelajari apa yg terjd pd tubuh kita jika tdk ada mknan yg masuk ke dlm tubuh. Ini di luar konteks sdg puasa. Pertama, tubuh akan merasa lapar, jika tdk makan jg, perut terasa sakit, badan terasa lemas, emosi menjd sangat sensitif, tdk bs berpikir jernih, dstnya. Jgn heran ada yg sampai mencuri utk bs makan. Jd kehidupan org tanpa Roh Kudus di dlm hidupnya sm spt org yg tdk makan, hidupnya tdk tenang, gelisah, emosi labil, tdk bs berpikir jernih hingga berbuat dosa trs menerus, berbuat yg jahat. 
Kedua, tubuh tanpa mknan akan menjd sakit, lemas, tdk bertenaga, pencernaan terganggu. Hidup tanpa Roh Kudus akan menghilangkan kekuatan roh seseorg, tdk bs mengerti Firman Tuhan, tdk bs berbuat apa-apa dlm kegiatan rohani. Mudah putus asa, menggerutu, kehilangan rasa percaya diri. Rohani lemah mengakibatkan hidup terasa berat, dan tdk positif nilainya tp negatif. 
Ketiga, akhirnya tubuh menjd mati. Hidup tanpa Roh Kudus itu ‘mati selagi hidup’, tubuhnya hidup tp rohaninya sdh mati, arah kekekalannya sdh jelas, bkn menuju surga. Roh Kudus dlm diri seseorg itu tanda bhw org itu adalah milik Tuhan yg sdh ditebus oleh darah Yesus Kristus. Jd bkn hal main-main jika hidup tanpa Roh Kudus, asal percaya Yesus saja, cukuplah, jelas ini keliru, jgn kita menjd spt itu. 
Roh Kudus itu pribadi Tuhan sndri, ayat ini berkata mintalah Roh Kudus kpd Bapa di Surga, Bapa memberikan-Nya 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.