Dosa di Masa Muda 

DI 09112017 
Mazmur 25:7 

  • Dosa-dosaku pada waktu muda dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kauingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu, ya TUHAN. 

Makin bertambah usia seharusnya org makin bijaksana, salah satunya dlm hal mengevaluasi hidupnya di waktu muda, ternyata banyak ditemui dosa yang seharusnya tdk kita lakukan. 
Dlm usia muda, emosi seseorg terkadang lebih ‘kuat’ drpd hikmat, org cenderung bereaksi dan bertindak dilandasi oleh dorongan emosi akibat tersinggung, luka hati, marah, iri, dsbnya. Krna blm cukup mampu mengendalikan emosinya, akibatnya timbullah perbuatan dosa karena marah, dendam, iri, dsbnya. Kedagingan masih lebih ‘kuat’ drpd suara hati nurani. 
Org berusia muda ada jg yg memiliki pengendalian diri yg baik, namun tetap saja kalau membuka ‘celah’, pengendalian dirinya runtuh. Didukung fisik yg masih kuat, org-org muda cenderung mengabaikan nasehat dr org yg lebih tua dan lebih mengikuti jln pikiran org-org yg sebayanya, krna menganggap zaman mrka sdh berbeda, nasehat org zaman dulu krg cocok diterapkan di masa kini. Dosa jg bs terjd krna pengaruh perkataan org lain yg dianggap sesuai dg jln pikirannya. 
Seiring bertambah usia, fisik kekuatannya menurun, org lebih mengendalikan otak drpd ototnya. Dulu main hantam, skrg berpikir bgmna menjaga damai sejahtera, dulu asal bertobat tp tdk sungguh-sungguh, skrg mulai mengerti pertobatan yg benar, dulu cepat emosi, skrg belajar meredam emosi. Mulai mengerti lebih baik menghindar dr masalah yg sbnarnya tdk perlu terjd. 
Dosa di masa muda tentu mempengaruhi masa tua tiap org. Contoh kehidupan raja Daud sangat memprihatinkan, akibat dosa zinahnya, jg tdk mendidik anak-anaknya dg baik, menimbulkan musibah bagi seluruh anggota keluarganya. Dosa diampuni, tetapi akibatnya hrs ditanggung, kecuali Tuhan melakukan mujizatnya. Jgn menganggap enteng dosa di masa muda, jgn sampai di masa tua kita hidup menderita 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.