Diajar Oleh Nurani

DI 08012018 
Mazmur 16:7 

  • Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku. 

Manusia diciptakan sesuai rupa Tuhan, bkn saja tampilan fisiknya, tapi jg apa yg Tuhan miliki, dimiliki jg oleh manusia dlm level yg lebih rendah. Apalg setelah manusia makan buah pengetahuan baik dan jahat, selain tahu ttg semua yg jahat, manusia jg tahu semua yg baik. 
Bgmna spya nasihat Tuhan itu bs kita pahami? Dlm ayat ini dijelaskan bhw hati nurani manusialah yg mengajari atau mengarahkan dirinya bgmna utk melakukan yg Tuhan katakan. Prosesnya ternyata spt hati (ginjal) bekerja dlm tubuh manusia. 
Ginjal itu menyaring darah, hasilnya adalah urine yg kita keluarkan saat kencing. Hati nurani kita itu ‘menyaring’ semua yg masuk dlm hati dan pikiran, membuang yg tdk perlu. 
Ginjal jg berfungsi menyaring dan membuang limbah racun, garam berlebih dan urea hasil metabolisme tubuh. Hati nurani kita menseleksi semua yg bs merusak hidup kita, yg berlebihan dan yg tdk perlu lagi bagi diri kita. 
Ginjal berfungsi mengendalikan keseimbangan air dlm tubuh. Jd hati nurani kita mengajar bgmna kita hidup seimbang, rohani, jiwani dan jasmani. Mengingatkan bila mulai terjd satu bagian yg berlebihan atau kurang. 
Ginjal memproduksi enzim renin utk mengatur tekanan darah dan tingkat garam dlm darah. Hati nurani diberikan Tuhan spya kita hidup dlm keadaan yg baik dan terpantau, bs mengendalikan diri. 
Ginjal berfungsi mengatur sel darah merah, keseimbangan pH darah dan cairan tubuh. Spt darah adalah kehidupan, hati nurani kita menjaga kondisi hidup kita berfungsi normal, tdk kekurangan yg dibutuhkan. 
Hati nurani hrs kita jaga, spt kita menjaga ginjal kita. Jgn bisrkan hati kita penuh ‘racun dan limbah’, ini akan membuat hati nurani kita menjd tdk berfungsi spt seharusnya. Mengampuni adalah cara kita menjaga hati, tdk membiarkan pengaruh iblis masuk dlm hati kita. Hati kita milik Tuhan, jaga dg baik 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.