DI 15022018
2 Tawarikh 35:26
- Selebihnya dari riwayat Yosia dan perbuatan-perbuatannya yang saleh yang sesuai dengan yang ada tertulis dalam Taurat TUHAN,
Kakek dan ayah dr raja Yosia melakukan yg jahat di mata Tuhan, tdk pantas dijadikan teladan, namun raja Yosia mampu memberi teladan yg baik.
Menjd teladan tdk hrs selalu bersumber dr teladan org lain, kita bs menjd teladan dg melakukan Firman Tuhan tepat spt yg Tuhan perintahkan. Jgn tunggu ada figur org yg dihormati dan pantas diteladani, krna suatu saat mgkin kita akan melihat sisi kelemahan dan keburukan mrka. Kitapun jgn takut menjd teladan sekalipun bnyk memiliki kelemahan.
Tdk mudah utk ‘melawan arus’ yg sdg jd ‘trend’ dan ternyata itu hal yg tdk baik. Perlu kemantapan hati utk hidup sesuai Firman Tuhan, berani utk menolak ajakan yg buruk sekalipun nantinya kita dianggap tdk setia kawan dan tdk bs bersosial. Kita hrs berpegang pd prinsip yg benar, dan mulailah memberi contoh yg baik. Setiap org memiiki hati nurani, bila masih berfungsi, mrka bs tahu mana yg baik dan yg tdk baik. Jgn berhenti berbuat apa yg baik krna suatu saat kita akan melihat dampak baiknya dlm hidup kita.
Kembalilah pd jalan yg benar, jika sblumnya kita mengikuti contoh yg tdk baik, jgn tunda utk kembali melakukan yg benar. Setia kawan versi manusia ada batasnya, kawan bs berubah jd lawan, tp pembelaan Tuhan tak pernah berubah selama kita melakukan perintah-Nya. Org mgkin berkomentar negatif, tp hidup kita jgn ditentukan oleh itu, hidup org benar ditentukan oleh apa kata Tuhan.
Jadilah teladan dimulai dlm keluarga kita sndri. Jadilah suami atau istri yg baik, orgtua yg baik. Selalu ingat bhw org menilai apa yg kita buat dan apa yg jd sikap kita. Tuhanpun akan menilainya jg dan membalaskan sesuai perbuatan kita. Baik atau buruk, kita akan terima balasan-Nya. Tetap bersemangat walaupun mgkin hanya kita seorg diri yg mau tetap lakukan yg baik, jgn tunggu org lain mau mengikuti kita