Menghargai Langkah Tuhan

DI 23022018

2 Samuel 2:4

  • Kemudian datanglah orang-orang Yehuda, lalu mengurapi Daud di sana menjadi raja atas kaum Yehuda. Ketika kepada Daud diberitahukan bahwa orang-orang Yabesh-Gilead menguburkan Saul,

Daud telah diurapi oleh Samuel menjd raja atas Israel, namun pd kenyataannya dia tdk langsung menjd raja atas seluruh Israel, tp dimulai dg bnyk konflik dan hanya menjd raja atas suku Yehuda saja saat itu.

Kita mgkin dipercaya Tuhan mengelola sebuah perusahaan besar nantinya, namun yg kita kelola barulah toko dagangan yg kecil, apakah kita menghargai langkah Tuhan? Bnyk org inginnya lgsg punya perusahaan besar, tdk terpikir dimulai dg merintis toko yg kecil dulu. Di sinilah terlihat sesungguhnya kita sdg berambisi atau menjalani rencana Tuhan.

Rencana Tuhan itu butuh wkt, artinya ada proses yg membutuhkan kesabaran dan iman kita. Bnyk org lari dr rencana Tuhan krna menganggap Tuhan terlalu ‘lambat’ bergerak, ingin semuanya cepat namun sesungguhnya org itulah yg ingin mengatur Tuhan sbnarnya. Mengapa hrs lewat bnyk proses? Spya mental dan karakter kita terbentuk dulu, shga berkat tdk berubah menjd jerat dosa. Spt bandara hrs dibangun dulu spya pesawat terbang bs mendarat, pesawat bs pergi ke manapun, masalahnya pesawat tdk bs sembarangan mendarat di mana saja.

Apa yg sdg kita kerjakan hari ini? Hal yg kecilkah? Kerjakanlah dg setia, krna hal yg kecil bs menjd besar nantinya. Jgn mengeluh dan merasa Tuhan terlalu lambat, Dia hrs persiapkan kita utk melakukan hal-hal besar, kalau tdk siap, hidup kita bs jd menderita nantinya. Setialah dlm hal yg kecil, nanti kita dipercayakan hal yg besar. Jgn ikuti emosi dan pikiran yg bkn hasil dr ketenangan, melainkan kepanikan. Tuhan tdk pernah terlambat, Dia tdk pernah lupa akan janji-Nya. Itu jaminan yg bs kita percaya.

Tuhan sayang semua umat-Nya, semua dipercayakan hal yg besar, ada yg sdh mengalaminya, ada yg belum. Itu masalah waktu Tuhan saja, jgn iri

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.