Rancangan Tuhan

DI 27022018

Yeremia 29:11

  • Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Ada sudut pandang yg berbeda ketika seorg jemaat umum sering menggunakan ayat ini sbg ayat yg menguatkan iman org yg putus asa, dan jg ketika seorg yg mendalami Alkitab menggali makna dr ayat ini.

Org yg mendalami Alkitab akan melihat ayat ini dr keseluruhan pasalnya, yaitu perkataan Tuhan pd bangsa Istael yg dibuang ke Babel, jd sbnarnya sulit utk mengerti kalau Tuhan punya rancangan yg baik, knp yg mrka alami justru pembuangan ke Babel? Bertolak belakang dg realita yg ada.

Memahami ayat ini mgkin bs dg perumpamaan berikut: seorg yg berbuat kriminal, ditangkap polisi, diadili dan dihukum sekian tahun penjara. Pihak keluarga kemudian membesuk dia dlm rutan dan memberi janji bhw setelah dia bebas nanti, segala sesuatunya sdh diatur dg sempurna, mgkin diberikan modal usaha, spya masa depannya terjamin.

Jd ayat ini berlatar belakang hukuman Tuhan sbnarnya, namun Tuhan jg memikirkan nasib masa dpn bangsa Israel nantinya. Tuhan memang murka, tp kasih-Nya jauh melebihi murka-Nya. Bagaimanapun ada ikatan perjanjian antara Tuhan dg bangsa Israel krna mrka adalah keturunan Abraham.

Di dlm Tuhan selalu ada masa depan bagi org yg mengasihi Dia dan bagi yg bertobat. Ada yg masa depannya masih panjang di bumi ini, mgkin ada jg masa depannya lgsg bertemu Tuhan krna org itu meninggal. Jgn menganggap hidup kita sdh berakhir, dlm Tuhan ada awal yg baru, ada kesempatan yg baru, dan ada harapan yg baru. Hukuman memang hrs dijalani, setelah itu ada masa depan yg penuh dg damai sejahtera dan harapan, asalkan kita berbalik pd Tuhan. Tetaplah semangat krna Tuhan atur masa depan kita. Mulailah bersiap utk mewujudkan hari depan yg bahagia, kuatkan mental dan tetap percaya pd janji Tuhan

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.