Akibat Berdosa

DI 19032018

Roma 6:20

  • Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran.

Mengapa org yg diperbudak oleh dosa justru semakin bnyk berbuat dosa? Ayat ini adalah jwbannya.

Menjd budak dosa berarti dosalah yg menjd penguasa dlm diri kita, maka dosalah yg menentukan apa yg akan terjd skrg dan masa depan kita. Ayat ini mengatakan bhw budak dosa membuat seseorg bebas dr kebenaran, artinya kebenaran tdk bs mempengaruhi hidup kita, maka dosa trs menerus dilakukan oleh org tersebut.

Hanya Tuhan dg Firman-Nya yg sanggup memerdekakan seseorg dr perbudakan dosa. Kita hrs pahami bhw rasul Paulus menggambarkan dosa spt seorg ‘majikan’ yg telah membeli seseorg sbg ‘budak’nya. Spt dulu Yusuf dijual pd org Ismael dan kemudian dijual lg pd Portifar, inilah gambaran org yg diperbudak spt org yg tdk bernilai tinggi, bs diperjual belikan dg harga yg rendah. Nasib budak yg dibeli sepenuhnya ada di tangan pembelinya, bahkan nyawapun menjd milik si pembeli budak itu.

Tak heran ada org yg keterikatannya akan dosa sangat kuat, krna tdk ada kebenaran di dlm dirinya. Keadaannya spt budak yg dipermainkan tuannya, lemah, tdk diberi mkn, disiksa dan dianggap sm spt benda atau binatang. Org yg diperbudak dosa tdk punya kekuatan utk melawan keinginan utk berbuat dosa, jd dia seorg yg ‘lemah’ rohnya dan terikat oleh dosa. Cara utk menolong org spt itu adalah melalui Tuhan sendiri, ditebus oleh darah Yesus Kristus, diputuskan hubungannya dg ‘majikan lama’ yaitu dosa, berpindah kepemilikan menjd milik Kristus.

Apakah ada di antara kita atau org yg kita kenal masih terikat oleh dosa tertentu? Mintalah pembebasan dr Tuhan, berdoa dan mulai tunjukkan pertobatan yg sungguh-sungguh. Mintalah dukungan sdr seiman dan hamba Tuhan yg penuh kasih, mrka adalah alat Tuhan yg Dia pakai utk menolong kita. Sbrpa kita mau mengakui keadaan kita, spt itulah kita akan mengalami pembebasan. Tuntaskan dan jgn sisakan, spya kita benar-benar lepas dr penghambaan dosa

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.