Pikiran Yang Sama

DI 04052018

Roma 12:16 KJV
Be of the same mind one toward another. Mind not high things, but condescend to men of low estate. Be not wise in your own conceits.

  • Jadilah pikiran yang sama satu terhadap yang lain. Jangan berpikir hal-hal tinggi, tapi ramahlah pada orang-orang kalangan bawah. Jangan menjadi bijaksana di dalam kesombonganmmu sendiri.

Tak ada gereja dan org Kristen yg sempurna, tak heran bnyk ditemukan penyimpangan bahkan kejahatan yg terjd dlm gereja yg dilakukan oleh org-org Kristen sndri. Kemudian muncullah segerombolan org Kristen yg selalu memviralkan dosa gereja dan org Kristen.

Ayat ini mengajar spya kita jgn menganggap kita ini bijaksana di dlm kesombongan kita. Para ‘gerombolan’ di atas tentu saja tdk bs dikatakan sbg benar atau salah, jika yg diceritakan adalah fakta, tentu saja mrka benar, bkn menyebar fitnah. Namun kalau tujuan menceritakan dosa grja dan org percaya tdk krna prihatin, tp merasa dirinya tdk sehina grja dan org Kristen lainnya, ini yg berbahaya.

Mengungkap fakta dosa grja dan org Kristen, tp tdk memberi pertolongan, sama spt org (maaf) gila, org waras kalau tangannya terkilir, tentu dia menggerakkan kakinya menuju tempat pengobatan, apakah itu RS atau pijat urut tradisional. “Tak apa tangan terkilir yg penting kaki masih ok.”, tentu ini pikiran org yg tdk waras.

Cuma bisanya membuat viral, mengkritik, menertawakan, dsbnya, tanpa punya niat utk membantu sesuai kapasitas yg dimiliki, org spt ini sesungguhnya tdk mengerti isi hati Tuhan. Dia mgkin lupa bhw Tuhan memanggil dia ketika dia masih berdosa. Mgkin saja dlm hal A dia tdk jatuh dlm dosa spt org lain, tp dlm hal B mgkin dialah yg berbuat dosa. Jgn merasa bijak dan sudah kudus, mgkin dosanya malah lebih parah dr org lain.

Kita ini tubuh Kristus, dosa grja dan org Kristen lain jg adalah ‘aib kita’. Kalau kendaraan di depan kita mogok, kita bantu dorong, tentu kita bs melanjutkan perjalanan lebih cepat. Bantu pulihkan mrka

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.