DI 09052018
Kisah Para Rasul 4:17
- Tetapi supaya hal itu jangan makin luas tersiar di antara orang banyak, baiklah kita mengancam dan melarang mereka, supaya mereka jangan berbicara lagi dengan siapa pun dalam nama itu.”
Mgkin di antara kita pernah mengalami diancam oleh seseorg atau sekelompok org, pasti krna ada alasannya.
Mengapa seseorg atau sekelompok org mengancam pihak lain? Tentu bnyk alasannya, namun alasan yg paling mengejutkan adalah krna kita menjd ancaman buat mrka, artinya mrka sbnarnya takut pd kita. Dlm strategi perang dan perselisihan, pertahanan plg baik adalah menyerang pihak lawan terlebih dahulu. Kalau tdk takut, knpa mengancam? Artinya memang benar-benar takut dan berlagak sok berani.
Spt para rasul diancam utk tdk lg berbicara atas nama Yesus Kristus yg mati dan bangkit, grja dan org-org percaya pd zaman inipun mengalami ancaman, artinya Kristen mengalami perkembangan pesat dan ini dianggap sbg sebuah ancaman bagi pihak lain. Kita diancam bkn krna kita lemah, tp krna kita kuat. Kalau benar kita lemah, buat apa pakai diancam? Krna Tuhan Mahabesar menyertai kita, jgn kita takut.
Para martir yaitu mrka yg mati bagi Kristus krna Injil, telah menjd bukti bhw kehadiran keKristenan di tengah dunia ini mengusik org-org yg senang tinggal dlm kegelapan. Kehadiran terang membuat kegelapan terpaksa pergi menyingkir, iblis sangat tdk senang. Tak heran iblis menyerang grja dan org percaya melalui berbagai cara, mulai dr merusak generasi penerus Kristen hingga menunggangi kelompok-kelompok pembenci Kristen, berusaha menghambat bahkan membunuh org-org percaya.
Kristen mengalami ancaman, berarti Kristen itu kuat dan punya pengaruh yg dahsyat, banggalah menjd Kristen yg disertai Tuhan. Ancaman adalah bukti sebuah ketakutan besar dr org yg mengancam. Kita justru jgn menjd takut dan lemah, Tuhan ada di pihak kita, siapa yg sanggup melawannya? Kalaupun hrs ada martir, ada kemuliaan yg akan terjd sesudahnya, bnyk pertobatan