Tuliskan Dalam Hati

DI 18052018

Amsal 3:3 KJV
Let not mercy and truth forsake thee: bind them about thy neck; write them upon the table of thine heart:

  • Jangan biarkan kebaikan dan kebenaran/kesetiaan meninggalkanmu, ikat mereka di lehermu; tuliskan mereka di atas loh hatimu.

Kata ‘mercy’ dlm bhsa aslinya adalah ‘chêsêd’ yg punya arti kasih yg mantap teguh atas dasar perjanjian yg telah dibuat’, diartikan jg sbg kebaikan, kesetiaan, sedangkan kata ‘truth’ dlm bhsa aslinya adalah ’emeth’ yg diartikan ketegasan, kebenaran, kesetiaan, stabil.

Penulis amsal ini tahu betapa 2 hal ini sangat penting bagi hidup setiap org dan itu hrs tertulis dlm loh hati kita, artinya bs diingat terus dlm hati. 2 hal itu yaitu pertama, ingatlah bhw kita selalu akan menikmati kebaikan Tuhan seumur hidup kita krna perjanjian-Nya pd Abraham dan pd kita pribadi. Kita yg adalah ‘gentile’ yaitu org bukan Yahudi, krna Kristus telah memasukkan kita dlm daftar keturunan Abraham yg berarti berhak menikmati perjanjian Abraham dg Tuhan. Bisa kita sederhanakan menjd penyertaan Tuhan.

Kedua, kita telah menikmati bnyk kebaikan Tuhan, respon kita hrslah setia pd Dia. Sadar diri bhw bgtu besar kasih Tuhan pd kita, maka sbg balasannya kita hrs memiliki kesetiaan kpd Tuhan. Kebaikan dan kesetiaan, inilah yg hrs menjd ‘perhiasan’ org percaya, spt kalung di leher kita. Hidup kita tentu sangat indah krna mengalami bnyk kebaikan Tuhan, kemudian kita jg dihormati krna kita memiliki kesetiaan dlm diri kita. Disayang Tuhan dan dihormati manusia.

Hal yg sama hrs kita tunjukkan pd org-org yg memberi bnyk kebaikan pd kita, tunjukkan kesetiaan kita. Jgn buat org kecewa dg respon negatif kita, jgn lupa kebaikan yg telah kita terima, jgn sombong dan arogan, semuanya krna anugerah Tuhan. Jgn meremehkan pemberian org lain walaupun tdk sesuai harapan kita, hargai usaha mrka utk memberikan apa yg baik yg bs mrka berikan pd kita. Jadilah pribadi yg mudah dijangkau, yg ramah, tahu berterimakasih.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.