DI 19052018
Mazmur 62:10 KJV
… if riches increase, set not your heart upon them.
- … jika kekayaan meningkat, jangan menaruh hatimu di atasnya.
Ada sebuah ungkapan bhw harta adalah hamba yg baik tetapi juga tuan yg jahat bagi pemiliknya.
Semua biaya hidup membutuhkan uang, ada sebagian org yg mencari uang demi memenuhi kebutuhan hidup, ada jg yg krna ingin kaya. Tdk berdosa jika ingin menjd kaya, namun akan menjd dosa ketika kita mengandalkan uang di atas segalanya, apalg hingga cinta akan uang. Bertambahnya harta bs merubah hati seseorg.
Ungkapan menaruh hati di atas uang pny makna bhw suasana hati bergantung pd jumlahnya uang yg dimiliki. Bnyk uang berarti hatinya ikut ‘naik’, sangat bahagia, dihormati, bahkan mulai merasa sombong, lebih hebat dr org lain. Ketika uangnya menipis, hati ikut menjd ‘turun’, dikuasai kekuatiran, ketakutan, rasa malu krna tdk kaya lagi, minder, dsbnya. Jadi org yg menaruh hatinya di atas uang, uanglah yg menentukan hidupnya.
Kalau ingin uang menjd hamba yg baik, jgn taruh hati kita di atas kekayaan, tp taruhlah hati kita di dlm hati-Nya Tuhan. Kondisi keuangan bs berubah, namun kita tetap tenang menghadapinya. Sekalipun mgkin sampai tdk punya uang, Tuhan yg atur segala sesuatunya utk memenuhi kebutuhan kita. Kita lebih percaya pd kuasa Tuhan atau kuasa uang? Itu yg menentukan arah hidup kita: mencari uang atau mencari Tuhan.
Uang kita tdk ada gunanya di surga nanti, hanya berguna selama kita hidup di dunia ini. Uang tdk bs menghapus dosa kita, bahkan uang tdk bs membeli satu rumahpun di surga utk kita tinggali. Jd jgnlah mengandalkan kekuatan uang, tp andalkanlah kekuatan kuasa Tuhan dlm hidup kita. Tuhan sanggup melakukan apa yg uang mustahil utk lakukan.
Bersyukur seberapapun harta yg kita miliki skrg, bnyk atau sdkit jumlahnya, ketika Tuhan memberkati kita, uang akan menjd hamba yg baik, gunakan uang utk memuliakan Tuhan, menolong sesama dan mengikat persahabatan. Jgn cinta uang