Belajar Kebenaran

DI 12062018

Yesaya 26:9 KJV
With my soul have I desired thee in the night; yea, with my spirit within me will I seek thee early: for when thy judgments are in the earth, the inhabitants of the world will learn righteousness.

  • Dengan jiwaku aku telah mendambakan Engkau di waktu malam, dengan rohku di dalamku, aku akan mencari-Mu pagi-pagi: karena ketika penghakiman-Mu ada di bumi ini, penduduk dunia ini akan belajar kebenaran.

Tujuan sebuah pengadilan digelar adalah menemukan kebenaran dr sebuah kasus/peristiwa yg dimasukkan ke pengadilan. Hakim bertugas menyelidiki dan akhirnya memutuskan sebuah perkara dg seadil mgkin memberi keadilan pd kedua pihak yg berperkara.

Tuhan itu Hakim Yangadil, ayat ini berkata bhw penghakiman Tuhan akan menuntun kita belajar ttg kebenaran. Bentuk penghakiman Tuhan itu bs berupa pembelaan dan jg hukuman, dibela jika tdk bersalah, dihukum bila bersalah. Penghakiman Tuhan jg ada prosesnya, dr sinilah kita bs belajar ttg kebenaran. Seumpama pengadilan yg terbuka utk umum, para pengunjung bs belajar ttg bnyk pengetahuan dr para saksi ahli yg dihadirkan.

Kebenaran selalu membuat apapun menjd transparan dan jelas, ketika Tuhan menghakimi, terlihat jelas kesaksian hidup seseorg dan jg kesalahan seseorg. Krna Tuhan sanggup melihat ke dlm hati manusia, tdk ada yg menjd rahasia bagi Dia. Kita belajar bhw tak ada satupun pihak yg dpt menahan kebenaran Tuhan utk dinyatakan.

Dihakimi Tuhan adalah kesempatan kita bljar ttg apa yg benar dan yg salah, yg pantas dan tdk pantas, yg menguntungkan dan merugikan, yg mulia dan tdk mulia, dsbnya. Kita bs mengoreksi diri dan meningkatkan kualitas diri kita. Pd akhirnya kitapun bs mempraktekkan cara Tuhan dlm menghakimi ketika kita dihadapkan sebuah perkara yg rumit. Kita akan menemukan kebenaran saat kita berlaku adil dan benar. Kebenaran Tuhan itu ttg semua yg benar sesuai dg kehendak Tuhan. Firman Tuhan adalah kebenaran, jd bnyklah belajar dr Firman Tuhan

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.