Bersyukur Untuk Semua Orang

DI 13062018

1 Timotius 2:1 KJV
I exhort therefore, that, first of all, supplications, prayers, intercessions, and giving of thanks, be made for all men;

  • Karena itu aku mendorong, supaya, pertama dari semuanya, permohonan-permohonan, doa-doa, syafaat-syafaat, dan ucapan-ucapan syukur, dibuat untuk semua orang;

Hal yg jarang sekali diajarkan bahkan hampir tdk pernah diajarkan adalah bgmna bkn saja kita menaikan permohonan, doa, dan syafaat utk semua org, tetapi jg beryukur utk semua org. Apa maksudnya?

Biasanya kita bersyukur utk sesuatu yg kita alami, kita terima dr Tuhan, ditolong Tuhan, dsbnya, tetapi bisakah kita bersyukur utk apa yg org lain alami, apa yg mrka terima dr Tuhan, dsbnya? Kita mgkin bs sampai level ikut berbahagia, tp bisalah jg bersyukur utk itu?

Bisakah bersyukur jika ternyata org lain yg lebih dahulu dikabulkan permohonannya oleh Tuhan? Bisakah kita bersyukur jika org lain ternyata diberikan Tuhan bnyk ‘kelebihan’ sehingga mrka melebihi kita dan bahkan mrka pamerkan di dpn kita?

Kita mustahil bersyukur utk org lain ketika masih tdk ada rasa cukup dan puas dlm kita mensyukuri apa yg Tuhan berikan pd kita. Kalau kita masih iri, pny kebencian, sulit utk menerima keadaan jika ternyata Tuhan memberikan lebih cepat pd org lain dibandingkan kita.

Kalau kita memahami bhw Tuhan punya kedaulatan dlm hidup semua org, inilah dasar di mana kita punya alasan bersyukur utk org lain. Kita tetap percaya Tuhan mengasihi kita dan jg semua org, waktu Tuhan itu yg terbaik. Kalau kita blm terima jwban doa sedangkan org lain sdh terima, bkn berarti Tuhan lebih sayang org lain drpd kita. Jgn iri, cemburu bahkan menilai Tuhan scra negatif, tetapi tetaplah menanti-nantikan Tuhan, pasti ada waktu Tuhan utk kita mengalami apa yg baik dr Tuhan. Anggaplah kita sdg ‘antri’ bersama org lain, meninggalkan antrian berarti kita kehilangan kesempatan utk mengalami Tuhan dlm hidup kita. Tetap setia dan bersyukurlah

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.