Sudah Teruji

DI 24072018

Yakobus 1:12

  • Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Tuhan kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Kata berbahagia dlm terjemahan lainnya adalah diberkatilah. Maksud dr ayat ini adalah bhw Tuhan memberi mahkota kehidupan bagi mrka yg bertahan dlm pencobaan krna didapati mrka tetap mengasihi Tuhan.

Jadi tujuan kita masuk dlm pencobaan adalah utk menguji apakah saat mengalami pencobaan, apakah kita tetap mengasihi Tuhan? Tentu saja pencobaan beda dg ujian. Tuhan menguji kita, tp tdk mencobai kita (Yakobus 1:13). Lalu pencobaan itu asalnya dr mana? Yakobus 1:14 menjelaskan bhw pencobaan timbul dr ketertarikan kita akan hawa nafsu, membw diri kita pd nafsu itu dan tergoda olehnya.

Mengasihi Tuhan tentu tdk bs dinilai dr perbuatan baik yg kita lakukan. Mengasihi sesama beda dg mengasihi Tuhan. Bgmna mgkin seseorg berkata bhw dia mengasihi Tuhan tetapi tdk punya hubungan yg intim dg Tuhan, tdk bergaul dg Dia. Berdoa tp hanya 1 arah: mengajukan permohonan pd Tuhan tp tdk memberi Tuhan waktu utk Dia menyatakan isi hati-Nya pd kita. Mengasihi Tuhan dinilai dr saat ujian dan pencobaan sdg kita alami, apakah kita tetap ingat akan Firman-Nya? Apakah tetap mengandalkan Tuhan dan tetap setia? Pencobaan yg kita hadapi selalu berusaha kita tertarik dg hal duniawi shga kita menjauh dr Tuhan. Prosesnya pelan tp pasti, mulai suam-suam kuku, hilang pengharapan bahkan kehilangan percaya pd Tuhan. Kasih kita pd Tuhanlah yg memampukan kita utk tetap setia, tetap percaya, tetap bertahan dan bs menang atas pencobaan yg ada. Jgn sampai kita kehilangan kasih terhadap Tuhan dlm kondisi apapun, krna ada mahkota kehidupan yg Tuhan janjikan bagi kita yg tetap mengasihi Dia. Jgn berpaling pd yg lain selain Tuhan.

Apa yg sdg kita alami hari-hari ini, tetaplah bertahan, tetap kasihi Tuhan, jgn putus pengharapan, krna apa yg kita lakukan tdk sia-sia

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.