Karakter Baik

DI 01092018

Rut 3:18

  • Lalu kata mertuanya itu: “Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga.”

Ayat ini bercerita ttg Boas, kerabat Naomi yg adalah seorg kaya raya di kotanya. Kita bs melihat bhw sbg seorg yg kaya, Boas jg memiliki karakter yg baik.

Pertama, Boas paham akan hukum Taurat, ini terlihat dlm hal menebus seorg sanak sdr yg ditinggal mati suaminya tanpa memiliki keturunan. Jd Boas adalah seorg yg paham Firman Tuhan dan melakukannya dlm hidup kesehariannya.

Kedua, Boas seorg yg menghormati kaum perempuan. Bisa saja dia bertindak seenak hatinya, tp dia memilih utk bersikap baik terhadap semua org, termasuk pd kaum perempuan. Rut bs tetap berbaring di kaki Boas tanpa takut dirinya diapa-apakan sepanjang mlm itu. Meskipun Boas bs saja bertindak liar, tp dia tdk melakukannya.

Ketiga, Boas terbiasa menyelesaikan sesuatu hingga tuntas, tdk beristirahat dan tdk menunda-nunda. Terlihat dr kisah selanjutnya dr ayat ini, perkara penebusan Rut berakhir sesuai dg hukum Taurat, hingga akhirnya Rut menjd istri Boas sehingga perempuan itu dpt memberi cucu sbg garis keturunan dr suaminya yg telah mati dahulu.

Boas itu org kaya tp tdk arogan, sombong dan bertindak seenak hatinya. Dia tahu ttg hukum Taurat, dia menunjukkan dirinya memiliki kualitas karakter yg baik shga org bkn menghormatinya krna kekayaannya, tp krna kualitas karakternya yg sdh diketahui org bnyk. Zaman skrg org lebih mengejar kekayaan dan status sosial spya dihormati, bkn mengejar utk memiliki karakter yg baik. Nama baik lebih berharga dr kekayaan, bgtu nama baik tercoreng, sekalipun dia seorg yg kaya, org bnyk tetap mencemooh dia krna perbuatan buruknya.

Jaga nama baik kita di mata bnyk org, miliki karakter yg baik dan perlakukan org lain dg selayaknya. Jgn melakukan hal yg buruk dan merugikan bnyk org. Hidup takut akan Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.