Tahapan ke Neraka

DI 24092018

Yohanes 15:6

  • Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Membaca ayat ini sekian puluh tahun baru skrg saya pahami scra utuh, ternyata ayat ini bcra ttg tahapan org yg nantinya akan tinggal dlm neraka:

1. Tdk tinggal di dlm Tuhan Yesus.
Bukti bhw kita tdk tinggal di dlm Tuhan Yesus adalah kita ‘tdk berbuah’ (Yoh 15:4). Jd kalau tdk ada perubahan hidup ke arah Kristus, tdk ada manfaat yg dihasilkan dr hidup kita yg bs dinikmati oleh sesama, Anda memulai langkah pertama ke neraka. Masih ada kesempatan utk bertobat.

2. Dibuang keluar, menjd layu dan kering.
Org yg tdk mau bertobat, tdk mau dibersihkan agar berbuah, tdk mau diproses Tuhan, maka Tuhan akan membuangnya spt ranting yg tdk berguna, kemudian oleh penderitaan hidup, rohaninya menjd ‘layu dan kering’. Menolak bertobat berarti berani melawan Tuhan, menentang Tuhan. Jd kalau merasa rohani ‘kering’ dan hidup kita spt tanah tandus, Anda sdh di langkah ke-2 menuju neraka.

3. Dikumpulkan lalu dilemparkan ke dlm api.
Dalam Matius 13:41 Tuhan Yesus berkata bhw Anak Manusia akan mengirim para malaikat-Nya utk mengumpulkan lalu mengeluarkan org yg menjd sandungan dan yg melakukan kejahatan dari kerajaan-Nya lalu dilempar ke dlm perapian yg menyala. Org-org ini adalah mrka yg menjatuhkan iman org percaya dg ajaran dan perbuatan mrka. Tahu Firman Tuhan tp hidupnya justru bertentangan dg Firman itu.

Jd 3 ciri ini perlu kita ketahui dan perhatikan, jgn sampai itu terjd dlm hidup kita: tdk berbuah, rohani dan hidup yg ‘kering’ dan yg menjd sandungan serta munafik. Inilah tahapan-tahapan org yg jalannya menuju neraka, pd akhir zaman akan dikumpulkan malaikat utk diserahkan dlm pengadilan Tuhan dan dilempar ke dlm neraka selama-lamanya dlm kekekalan.

Masihkah kita hanya hidup utk diri sendiri dan keluarga kita saja? Itu artinya tdk berbuah.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.