Mendapat Keamanan

DI 25092018

Hakim-hakim 5:31

  • Demikianlah akan binasa segala musuh-Mu, ya TUHAN! Tetapi orang yang mengasihi-Nya bagaikan matahari terbit dalam kemegahannya. Lalu amanlah negeri itu empat puluh tahun lamanya.

Tak ada gelar sbg juara tanpa seseorg melewati pertandingan demi pertandingan, demikian jg tdk ada keamanan tanpa suatu bangsa berhasil mengalahkan musuh yg maju memeranginya.

Setelah berhasil mengalahkan raja Kanaan, bangsa Israel di bawah pimpinan Debora dan Barak mengalami 40 tahun keamanan, tdk ada kegiatan perang sama sekali. Musuh hrs dihadapi dan ditaklukkan, peperangan hrs dihadapi, spya kemenangan itu menjd sebuah kenyataan.

Apa yg menjd musuh kita? Apa yg menjd ketakutan kita? Jgn kita takut dan lari dr ‘peperangan’ yg hrs kita hadapi. Jgn ‘layani’ trs ketakutan yg ada, hanya menguras energi dan semakin kita dikuasai ketakutan. Ingatlah bhw selama kita tinggal di dlm Tuhan, Dia ada di pihak kita dan Dia ikut ‘berperang’ melawan ‘musuh’ kita. Akan ada tuntunan Tuhan yg jelas mengenai apa yg hrs kita lakukan utk mengatasi masalah yg sdg kita hadapi.

Selalu tersedia org-org luar biasa yg Tuhan sediakan di saat bsngsa Israel menghadapi situasi yg sulit. Pd zaman hakim-hakim memerintah, wkt sblum bangsa Israel memiliki raja, Tuhan membangkitkan hakim yg menyelamatkan bangsa Israel dr kesulitan yg ada. Debora dan Balak, Tuhan pakai utk membebaskan bangsa Israel dr tangan raja Kanaan. Sekalipun itu terjd krna kejahatan yg dilakukan bangsa Israel sndri, hati Tuhan selalu mengasihi mrka. Hukuman hrs diberikan, tp belas kasihan Tuhan menyelamatkan, itulah hati Bapa kita.

Adil dan tegas, itu perlu, disiplin dan hukuman perlu diberikan spya kita mengerti bhw menyalahi aturan selalu berakibat buruk. Adil dan tegas hrs diimbangi dg kasih, artinya semua dilakukan atas dasar kasih, bkn krna emosi, ada tujuan mulia di balik disiplin dan hukuman yg diberikan. Tuhan perlu menghukum, tp tdk utk membinasakan

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.