DI 12102018
Yakobus 5:16 KJV
Confess your faults one to another, and pray one for another, that ye may be healed. The effectual fervent prayer of a righteous man availeth much
- Akui kesalahan-kesalahanmu satu terhadap yang lain, dan doakan satu untuk yang lainnya, supaya kamu dapat disembuhkan. Doa yang manjur berapi-api dari seorang benar berfaedah banyak.
Mgkin sdkit berbeda dg apa yg tertulis dlm terjemahan LAI, namun mari kita coba melihat dr kata aslinya dr bbrpa kata dlm ayat ini.
Kata ‘the effectual fervent’ dlm bhsa aslinya adalah: energeoĢ yg berarti menjd aktif, efisien (berdaya guna dan tepat guna), manjur, berhasil. Ternyata berdoa itu perlu memperhatikan bnyk hal, jd bkn hanya dilihat dr sisi org yg menaikkan doa, tp bgmna doa itu dilakukan.
Doa yg aktif, bkn doa yg pasrah dan mengasihani diri sndri, kadang hrs bergumul dg pikiran saat berdoa, hrs melakukan peperangan rohani, dsbnya. Jd buang jauh-jauh pengertian bhw doa itu cuma cara kita menyampaikan permintaan pd Tuhan. Doa yg aktif akan mengubah suasana hati dan atmosfir rohani kita.
Doa jg hrs efisien, artinya ada gunanya dan doanya tepat dg isi hati Tuhan. Tdk perlu mengulang2, hrs beriman dan percaya Tuhan dengar dan memberi jwban. Tekun berdoa bkn bs diartikan mendoakan satu hal diulang setiap kali berdoa, itu keliru. Tekun berdoa berarti trs berdoa sbg bukti kita memiliki iman. Doa tdk perlu bertele-tele, Tuhan tdk mgkin lupa shga perlu diingatkan ttg isi doa kita. Doa hrs tepat sasaran, tdk asal berkata-kata.
Doa yg disertai dg pengakuan dosa menjd doa yg ‘manjur’ bagi org yg mengucapkannya. Ketika hati kita bersih, kita bs dg jelas mendengar suara Tuhan dan menangkap apa yg menjd jwban Dia atas doa kita.
Doa org benar yg aktif, efisien, manjur akan banyak faedahnya. Itulah sebabnya org merasa doanya tdk menghasilkan apa-apa krna dia tdk berdoa scra aktif, efisien dan manjur. Tdk bergairah ketika berdoa akan membuat kita tdk bergairah menerima jwban doa