Dosa Masa Lalu

DI 13102018

Ayub 13:26 KJV
For thou writest bitter things against me, and makest me to possess the iniquities of my youth.

  • Karena Engkau menulis hal-hal pahit terhadap aku, dan menjadikan aku untuk memiliki kesalahan-kesalahan masa mudaku

Ayub adalah seorg yg diakui Tuhan ttg kualitas rohaninya, walau gagal dlm hal mendidik rohani keluarganya. Ayub diperkirakan hidup sblum adanya bangsa Israel.

Dosa semasa muda, ini yg menjd dasar pikiran Ayub mengenai apa yg sdg dia alami saat itu, dia mengganggap Tuhan ‘menulis’ hal-hal yg pahit, artinya merencanakan yg buruk terhadap dirinya, dan Ayub mengaitkannya dg kesalahan-kesalahan semasa dia muda. Apakah memang benar spt itu?

Apa yg kita buat di masa lalu, sedikit atau bnyk mempengaruhi hidup kita hari ini dan bahkan masa depan kita. Kalau sejak muda kita menjaga kesehatan dg baik, maka hr ini kita bs hidup dg tubuh yg sehat. Tp bgmna dg dosa masa lalu? Dosa hrs kita pahami dg benar, ada dosa yg kita lakukan dg menggunakan tubuh, misalnya terlibat keterikatan narkoba, mabuk-mabukan, dosa seksual, dsbnya, maka kemungkinan utk tubuh mengalami kerusakan dan penyakit menjd suatu hal yg sangat mgkin. Ada jg dosa yg tdk terlihat krna kita berdosa dlm pikiran dan hati. Rencana jahat, mengutuk, tdk mengampuni, dsbnya, hanya org itu dan Tuhan yg tahu. Tetapi dosa hrs dibereskan, spya hidup kita bs berjalan dg baik dan tdk terganggu oleh masa lalu.

Akui dosa dan bertobat, ini cara utk mengatasi masalah krna dosa yg kita perbuat, spya Tuhan tdk menjatuhkan murka-Nya atas kita. Tdk mau bertobat hanya akan membuat hidup kita sengsara, pahit dan tdk bs menikmati apa yg Tuhan siapkan bagi kita. Hiduplah dlm damai dg Tuhan dan sesama, ini akan menghindarkan diri kita dr berbagai hal pahit dlm hidup manusia. Jgn memelihara dosa dlm hidup kita, jgn mengulangi trs menerus dosa yg sama, bertobatlah sungguh-sungguh dan mintalah kesanggupan dr Tuhan utk mampu mengatasi kedagingan dan hawa nafsu dlm diri kita

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.