Tidak Sesuai Namanya

DI 17112018

Lukas 13:34

  • Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

Yerusalem merupakan sebuah wilayah dr tanah Kanaan yg pd zaman Yosua direbut oleh bangsa Israel, pd zaman Daud, ia menjadikan Yerusalem sbg pusat pemerintahannya dan pd zaman Yesus hidup, Yerusalem menjd tempat kedudukan wali negeri di bawah kekuasaan Romawi sblum akhirnya berpindah ke Kaisarea. Bait Suci terletak di kota Yerusalem, shga menjd pusat keagamaan bagi Yudaisme, yaitu agama yg dianut org Yahudi.

Tuhan Yesus kembali mengingatkan bhw justru di kota yg religius itu, para nabi dan org-org yg diutus Tuhan justru dibunuh dan dirajam dg batu. Kalau zaman skrg, gambarannya adalah spt org yg mengaku Kristen tp menolak Firman Tuhan dlm hidupnya.

Mgkin saya dan Anda jg pelakunya, sbrpa sering saat khotbah atau sharing renungan Firman Tuhan disampaikan, kita tdk fokus mendengar tp sibuk dg smartphone kita? Sibuk dg Whatsapp, Facebook, Instagram bahkan main games online. Bbrpa tahun lalu bahkan di gerejapun ada org yg menangkap ‘monster’ di games online yg berbasis location. Coba renungkan jika kita sdg bcra tp lawan bcra kita pura-pura dengar namun sibuk dg smartphonenya, kecewakah kita?

Tdk semua org yg mengaku Kristen itu menerima Firman Tuhan dlm hidupnya. Alkitab dipandang sbg kitab sejarah saja, isinya tdk relevan dipraktekkan di zaman ini. Jgn kaget ada org yg mengaku Kristen tp tdk percaya ttg surga dan neraka. Knpa sampai ada yg spt demikian? Itu krna mrka ingin hidup dg aturan mrka sndri.

Tuhan rindu setiap org Kristen hidup menurut hukum dan petunjuk yg Dia berikan. Tuhan ingin kita memiliki pergaulan yg intim dg Dia, di mana kita menjd umat-Nya dan Dia menjd Tuhan dlm hidup umat-Nya. Itulah sebabnya dunia di masa kekekalan disebut Yerusalem Baru.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.