Tuhan Mengasihani

DI 03012019

Lukas 7:12-13
Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.

  • Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: “Jangan menangis!”

Seorg janda sdg mengiringi penguburan anak laki-laki tunggalnya ketika dia berpas-pasan dg rombongan Yesus, tentu janda ini sangat pedih harinya bahkan tdk sempat mengenali yg lewat adalah Yesus.

Mgkin ketika memasuki tahun 2019, ada di antara kita yg keadaannya spt janda ini. Anak tunggal tentu sangat berharga bagi ibunya, bnyknya harta tak kan bs membeli nyawa anak itu kembali. Anak tunggalnya pasti sangat dikasihinya, shga ketika Yesus melihat janda ini menghantar penguburan anaknya, Dia berbelas kasihan. Mgkin ada di antara kita tahun 2018 lalu kehilangan yg sangat berharga dlm hidup kita, jgn kita trs bersedih, Tuhan berbelas kasihan pd kita.

Mengapa janda ini diberikan mujizat besar oleh Tuhan Yesus? Perhatikan keterangan ttg janda itu di ayat sblumnya: bnyk org dr kota itu ikut mengantar penguburan anak janda itu. Dari sini bs kita simpulkan bhw janda ini bkn org sembarangan, bs jd dia seorg yg kaya, atau jika tdk kaya, dia bnyk berbuat baik terhadap sesama shga bnyk org yg mengalami kebaikan melalui perbuatannya. Sptnya yg lebih tepat alasannya adalah krna janda itu bnyk berbuat kebaikan dan pastinya hidup takut akan Tuhan, hal inilah yg membuat Yesus berbelas kasihan dan membangkitkan anak janda itu dr kematian.

Trslah berbuat baik dan hidup takut akan Tuhan di tahun 2019 ini, ketika Tuhan melihat penderitaan kita, alami belas kasihan Tuhan. Ada mujizat, terobosan, jalan keluar, solusi atas masalah, dsbnya. Tdk sia-sia kita hidup benar di hadapan Tuhan, hasilnya jelas terlihat saat kita berseru pd Tuhan dan Dia menjwb dr surga dan menolong kita. Jgn putus asa dan berhenti berbuat baik, ada gunanya nanti.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.