Senang Mendakwa

DI 19012019

Zakharia 3:1

  • Kemudian ia memperlihatkan kepadaku imam besar Yosua berdiri di hadapan Malaikat TUHAN sedang Iblis berdiri di sebelah kanannya untuk mendakwa dia

Memang iblis itu senang mendakwa, bahkan dlm Wahyu 12:10 dikatakan mendakwa siang dan malam, mencari kesalahan manusia lalu mendakwanya di hadapan Tuhan.

Itu iblis, bgmna dg manusia? Ternyata ada jg yg senang mendakwa sesamanya. Mendakwa itu bkn menfitnah atau bergosip, benar bhw org yg didakwa iblis itu berbuat dosa dan pelanggaran, iblis ingin Tuhan menghukum manusia akibat dosanya, iblis ingin manusia itu binasa, krna iblis tahu bhw Tuhan itu adil. Jd manusia yg spt apa yg senang mendakwa sesamanya?

Contoh dlm Alkitab adalah saat seorg perempuan yg tertangkap basah sdg berzinah dan dibawa ke hadapan Yesus. Mnrut hukum Taurat, perempuan itu hrs dirajam dg dilempari batu sampai mati, namun justru Yesus akhirnya mengampuni dan membiarkan perempuan itu pergi tanpa dihukum. Ada org-org yg senangnya mengurusi kehidupan org lain, kalau didapati org itu berbuat kesalahan, maka ada spt hak utk membw org itu ke penghakiman Tuhan. Kalau dlm negara kita ada aparat yg berwenang utk mengadili sebuah perkara, ada polisi, jaksa, pengacara, hakim, mrkalah yg pny wewenang utk mengadili sebuah perkara yg diadukan. Dlm contoh kasus ini, menangkap org yg kedapatan berzinah itu hal yg dibolehkan, tp hrs dibawa kasusnya pd para pemimpin pemerintahan, tdk boleh main hakim sndri.

Jgn sampai kita melakukan kesalahan spya iblis bs mendakwa kita di hadapan Tuhan. Tp mgkinkah kita tdk berdosa lagi hingga nanti kita meninggal? Kita hrs tahu ‘jalur hukumnya’ saat kita menyadari telah berdosa di hadapan Tuhan:

1 Yohanes 1:9
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Segera akui di hadapan Tuhan shga iblis tdk pny kesempatan utk mendakwa kita lagi. Dosa hrs dibereskan tuntas segera.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.