Tuhan Memberitahukan

DI 14022019

1 Raja-raja 14:4-5
Isteri Yerobeam berbuat demikian. Ia berkemas, pergi ke Silo dan masuk ke rumah Ahia. Ahia tidak dapat melihat lagi, sebab matanya sudah kabur karena ia sudah tua.

  • Tetapi TUHAN telah berfirman kepada Ahia: “Bahwasanya isteri Yerobeam datang untuk menanyakan kepadamu perihal anaknya, sebab anak itu sedang sakit. Begini-begini harus kaukatakan kepadanya.” Ketika perempuan itu masuk, berbuatlah ia seolah-olah ia orang lain.

Nabi Ahia sdh sangat lanjut usia, krna itulah penglihatan matanya sdh sangat menurun, shga tdk bs melihat scra jelas lagi, tp dlm kisah ini, Tuhan menjd ‘mata’ bagi nabi Ahia.

Semakin bertambahnya usia apalg masuk dlm usia lanjut, fungsi tubuh dan organ-organnya mengalami penurunan, tetap berfungsi tapi tdk lg maksimal hingga bs terjd gagal fungsi. Demikian jg dg ‘tubuh rohani’ kita, artinya kerohanian kita mengalami penurunan krna bbrpa sebab, misalnya durasi masalah yg terlalu panjang, kelelahan scra mental, iman kita melemah, dsbnya. Stamina rohani kita perlu dipulihkan kembali akibat menghadapi situasi dlm hidup ini yg membuat kita menjd cepat lelah, putus asa, dsbnya.

Tuhan mengerti bhw kita sangat membutuhkan Dia. Dia tahu pasti kpn kita kehilangan arah dlm hidup ini, kpn kita merasa lelah menghadapi kenyataan hidup, kpn kita tdk sanggup lg, dan Dia menyediakan diri-Nya bagi kita utk menolong kita. Dia kadang menjd ‘mata dan telinga’ bagi kita, memberitahukan yg tdk kita tahu, informasi yg penting bahkan ttg masa dpn kita. Sebab itulah kita tdk perlu kuatir sekalipun yg sdg kita hadapi adalah sesuatu yg sangat berat, Dia tdk membiarkan kita sendirian.

Jgn sombong dg berpikir kita bisa sekalipun tanpa campur tgn Tuhan. Menyediakan sendiri udara yg kita hiruppun kita tdk mampu, sadarlah bhw kita sangat terbatas dan tdk mampu tanpa Tuhan. Rendahkan hati di hadapan Tuhan, akui kebutuhan kita akan Tuhan, percayalah kepada-Nya dg segenap hati, jgn ragu atau bimbang. Libatkan Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.