Dampak Penghasilanmu

DI 25022019

Amsal 10:16 KJV
The labour of the righteous tendeth to life: the fruit of the wicked to sin.

  • Pekerjaan orang benar menuju pada kehidupan, buah dari orang fasik menuju pada dosa.

Lebih jelasnya kita lihat dlm bhsa aslinya, kata ‘labour’ itu pe‛ûllâh yg berarti pekerjaan, upah, balasan. Sedangkan kata ‘fruit’ itu tebû’âh yg artinya penghasilan, pertumbuhan, gaji. Nah keduanya berarti bs kita sederhanakan dg kata ‘gaji’ yg didpt dr bekerja atau berusaha.

Gaji org benar itu menuju dan bersifat pd kehidupan, artinya gaji yg didpt dikelola dg cara yg benar krna orgnya adalah org benar. Jd ini ttg bgmna mengelola keuangan pribadi atau keluarga scra benar, dg gaji yg ada bs utk mencukupi kebutuhan bulanan maupun sehari-hari dan tdk membuat kita terjerat dlm dosa. Bgmna bs gaji itu bs membuat org yg memilikinya malah berbuat dosa?

Gaji org fasik menuju pd dosa. Uang itu bs menjd tuan yg jahat dan menjd hamba yg baik bagi pemiliknya. Dlm bhsa aslinya, org fasik adalah râshâ yg pny arti bermoral salah, orang jahat/buruk, tdk bertuhan dan tdk bermoral. Moral yg salah dan sifat buruk akan membuat org yg memilikinya menjd berperilaku tdk bermoral dan apa yg dia perbuat selalu berdampak buruk. Dlm ayat ini malah dikatakan menuju pd dosa.

Ayat ini memperingatkan kita ttg dr mana sumber gaji atau keuntungan yg kita dpt, dan bgmna kita mengelolanya. Org benar tentu bekerja atau berbisnis dg cara yg benar, maka gaji atau keuntungan yg dia terima membawanya pd kehidupan. Jd jgn berpikir darimana sumber gaji atau keuntungan yg kita terima itu tdk penting, jgn menghalalkan segala cara, artinya yg haram diberi label halal, tutup mata lah yg penting dpt uang bnyk. Uang memang benda mati tetapi pny daya ‘sihir’ yg dahsyat utk menguasai jln pikiran seseorg. Wkt uang sedikit, kita bs hemat dan berhikmat menggunakan uang, bgtu uang berlimpah, uanglah yg ‘menyetir’ keinginan kita utk menjd konsumtif tanpa berpikir panjang utk masa dpn.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.