Sudah Basi?

DI 01032019

Lukas 1:13

  • Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes.

Zakharia dan Elisabet sdh lanjut usianya dan mrka tdk memiliki anak krna Elisabet mandul. Tentunya sewaktu tahun-tahun awal pernikahan, mrka berdoa ingin memiliki anak, sementara berjalannya wkt, permohonan mrka tdk dikabulkan hingga mrka lanjut usianya.

Scra logika, Zakharia mgkin menaikkan doa itu 30 tahun dr umurnya saat itu, hingga akhirnya Elisabet memasuki masa menapause, doa itu mgkin dihentikan, scra medis sdh tertutup harapan memiliki anak. Tp mengapa justru Tuhan memberi mrka anak saat mrka sdh lanjut usianya? Saat mgkin mrka sdh tdk berharap bs punya keturunan? Ibarat lapar sdh jd kenyang malah baru diberi mknan yg diminta.

Doa kita pasti Tuhan dengar, tp masalah wkt dan kpn doa kita dikabulkan dan terwujud, ini yg butuh kesabaran kita. Zakharia dikabulkan doanya setelah mgkin 20 tahun sejak dia berhenti mendoakan ingin punya anak. Tapi Tuhan mengabulkan doa Zakharia demi sebuah visi khusus yaitu melahirkan Yohanes Pembaptis yg membuka jln bagi Yesus utk melakukan tugas-Nya selama di bumi. Jd demi kepentingan Tuhan, doa yg sdh lama baru dikabulkan.

Adakah doa kita yg sdh lama kita lupakan? Mgkin suatu saat nanti Tuhan mengabulkannya demi sebuah visi khusus dr Tuhan. Jgn menjd tdk percaya, tp bersukacitalah walau mgkin kita anggap sdh terlalu lama waktunya. Demi kepentingan Tuhan, kita hrs menjalaninya dg sukacita dan tdk bersungut-sungut, terimalah dg kerelaan hati yg tulus dan hargai keputusan yg Tuhan ambil utk hidup kita. Apakah itu terjd bbrpa tahun lagi atau mgkin saat kita sdh tua, tetap bersukacita dan lihatlah kemuliaan Tuhan dinyatakan saat itu terjd. Tetap percaya, jgn membantah, jgn menertawakan, Tuhan pny hitungan wkt yg tepat utk setiap hal yg Dia inginkan itu terjd.

Tetaplah berdoa.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.