Hutang dan Kasih

DI 18042019

Roma 13:8 KJV
Owe no man any thing, but to love one another: for he that loveth another hath fulfilled the law.

  • Tidak seorangpun berhutang apapun, tapi kasihilah satu dengan lainnya, karena dia yang mengasihi orang lainnya telah menggenapi/memenuhi hukum.

Menarik sekali bcra ttg hutang disandingkan dg mengasihi, apa hubungannya mnrut hukum utk org Kristen?

Masalah pinjam meminjam uang memang sebuah masalah yg rumit, satu sisi kita mgkin ingin memijamkan krna kita kasihan atau dirayu trs, di sisi lain kita tdk yakin bhw uang kita akan dikembalikan krna bbrpa alasan, apakah krna memang si peminjam dlm keadaan sulit atau kita trauma pernah tdk dikembalikan uang kita.

Ayat di atas mengajar kita agar lebih baik sbg sesama sdr seiman tdk terjd hubungan pinjam meminjam uang, itu bs merusak persahabatan bahkan persaudaraan. Jd bgmna jika ada yg sdg kesulitan dlm hal keuangan?

Yg kita hrs lakukan adalah mengasihi, artinya berusaha menolong org itu agar bs mengatasi masalah keuangannya. Tergantung kasusnya dan besaran uang yg dibutuhkan, tentu kita pny keterbatasan dlm menolong. Bila jumlah uangnya tdk terlalu besar, bs ‘patungan’ dg bbrpa org utk memberi bantuan dana, dana yg terkumpul itu cukup atau tdk utk menutupi kebutuhan dananya, jadikan itu sbg wujud kasih kita utk menolongnya, itu pemberian bkn hutang, jd tdk ada soal hutang menghutangi. Ini utk menjaga tali persahabatan dan persaudaraan. Selebihnya kita hrs yakinkan dia bhw solusi utamanya ada di dlm Tuhan. Adakan survey dulu baru tentukan bantuan apa yg pantas diberikan sesuai kemampuan kita.

Kata meminjam/berhutang dlm bhsa aslinya adalah opheilō opheileō yg pny arti ada di bwh kewajiban utk membayar kembali. Jd hutang itu wajib dibayar kembali ke si peminjam, krna itu tetap miliknya si peminjam, bila tdk dikembalikan maka bs disamakan spt mencuri. Wujud kasih bkn cuma memberi bantuan dana atau meminjamkan uang, tp jg melunaskan hutang ke org yg menghutangi.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.