DI 02052019
1 Raja-raja 11:1, 4
Adapun raja Salomo mencintai banyak perempuan asing. Di samping anak Firaun ia mencintai perempuan-perempuan Moab, Amon, Edom, Sidon dan Het,
- Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, seperti Daud, ayahnya.
Kata mencintai dlm ayat di atas berasal dr kata ‘âhab ‘âhêb’ yg berarti memiliki kasih sayang pada seseorg secara seksual atau hal lainnya (to have affection for (sexually or otherwise), ada unsur gemar, gandrung.
Para gamers mgkin lebih mudah mengerti mengapa mrka menjd gamers, dimulai dr ketertarikan pd game, mulai menjd suka, kemudian menggandrungi atau tergila-gila dan pd akhirnya itu menjd bagian dr kehidupan sehari-harinya.
Jd kita hrs berhati-hati dg apa dan siapa yg kita sukai, pasti dimulai dr ketertarikan, tentu ini hal yg wajar, namun pertimbangkan apakah yg kita sukai atau org yg kita sukai akan membw dampak positif bagi hidup kita. Terpenting adalah apakah kita sanggup mengendalikan diri atau justru dikendalikan oleh apa dan siapa yg kita sukai.
Salomo jatuh di masa tuanya, tentu fisiknya sdh agak menurun staminanya, knpa dia jatuh bkn di masa mudanya? Pasti krna di masa mudanya Salomo sangat mengasihi Tuhan, masih sanggup utk menguasai diri sepenuhnya. Kita sering terkecoh berpikir bhw krna jumlah istri Salomo yg sangat bnyk menjd penyebabnya, itu salah, krna br pd saat masa tuanya, Salomo br berubah menjd tdk setia pd Tuhan. Bkn masalah jumlahnya, tp Salomo gagal membw semua istrinya ikut menyembah Tuhan spt dirinya, jd yg terjd adalah kebalikannya, Salomo terbw utk menyembah berhala.
Hal apa dan siapa yg kita sukai, apakah membuat kita semakin dekat dg Tuhan atau justru membuat kita menjauh dr Tuhan? Pikirkan itu baik-baik, sblum terlambat terjd sesuatu yg membuat kita jatuh dan menjauh dr Tuhan. Jgn sepelekan sesuatu yg kelihatannya bs kita atasi.