DI 14052019
Filipi 1:24
- tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu.
Secara pribadi rasul Paulus ingin segera bertemu dg Tuhan Yesus, dia telah siap utk mati, tetapi dia punya pertimbangan lain utk itu, dia tetap menjalani hidupnya, salah satunya demi utk trs membimbing jemaat di Filipi.
Kita sering temukan bbrpa org mengakhiri hidupnya dg bunuh diri dg alasan yg beragam, ada yg krna depresi berat, masalah keuangan, mengalami kegagalan, hingga krna mengikuti bisikan roh jahat, dsbnya. Mrka berpikir bhw tdk ada lg gunanya hidup di dunia, tdk mau menyusahkan org lain, masalah yg dihadapi tdk ada jln keluarnya, dsbnya. Mrka tdk menyadari bhw apa yg mrka alami sesungguhnya adalah jln menuju tujuan hidup mrka, itulah proses kehidupan. Keputusan yg mrka ambil bknlah keputusan yg tepat.
Apakah kita sdh tahu tujuan hidup kita? Bekerja, berbisnis, berkeluarga, bknlah tujuan hidup, krna semua org melakukan yg sama. Sesuatu diciptakan pasti ada tujuannya, diberikan fungsi ini dan itu dg tujuan bs menjalankan fungsinya dan menghasilkan hasil spt yg diinginkan. Pisau diciptakan tajam spya bs digunakan utk memotong. Kita diciptakan Tuhan spya kita bs dipakai-Nya dg tujuan masing-masing yg ditetapkan oleh Tuhan.
Setiap dr kita suatu saat akan berhadapan dg Tuhan, utk mempertanggung jwbkan hidup kita, apakah sdh sesuai dg tujuan Tuhan menciptakan kita atau tdk. Apakah kita hidup utk diri kita sndri? Selagi msh ada waktu, fungsikan hidup kita sesuai yg Tuhan mau, kita hrs tahu tujuan hidup kita dan berusaha mewujudkannya. Dampaknya tentu luar biasa, bnyk org akan mengalami kebaikan Tuhan lewat karya Tuhan dlm hidup kita dan itu membuat org memuliakan nama Tuhan. Tuhan perlengkapi kita dg potensi dan kemampuan yg Dia tanamkan dlm diri kita, hrs kita gali dan munculkan, diasah dan ditingkatkan kualitasnya shga bs digunakan scra maksimal. Pasti ada hambatan dan masalah, hadapi dan atasi, ada penyertaan Tuhan dlm hidup kita, jgn takut.