Perkataan Iman

DI 29052019

Kejadian 30:24 KJV
And she called his name Joseph; and said, The LORD shall add to me another son.

  • Dan dia memanggil namanya: Yusuf, dan berkata: “TUHAN akan menambahkanku anak laki-laki lain.”

Sekian lama menikah dg Yakub, Rahel blm jg mengandung, hingga akhirnya Tuhan mengingat dia dan membuka kandungannya shga lahirlah anak laki-laki dr kandungannya yg diberi nama Yusuf.

Arti nama Yusuf adalah ‘kiranya ditambahkan-Nya lagi anak laki-laki’. Sejarah mencatat bhw memang kemudian Rahel mengandung lagi dan melahirkan anak laki-laki yaitu Benyamin, namun Rahel meninggal setelah melahirkannya.

Doa dan perkataan iman memang sejalan, selain merupakan permintaan utk diberi Tuhan anak lagi, pemberian nama Yusuf merupakan tindakan iman, setiap memanggil nama Yusuf, Rahel sdg memperkatakan imannya pd Tuhan. Namun ini semua tentu bergantung pd kehendak Tuhan, jika Tuhan tdk berkehendak maka tdk akan terjd apa-apa. Ingat bhw ke-Kristenan bkn sebuah ritual, tp sebuah hubungan dg Tuhan.

Kita memberi nama pd anak kita dg harapan terjd spt arti namanya, tentu ini hrs didukung dg kualitas diri kita yg mengalir lewat perkataan yg kita ucapkan. Ayat Firman Tuhan tdk boleh digunakan spt mantera atau jimat, itu sdh sebuah penyesatan. Menyampaikan permohonan pd Tuhan tentu saja boleh, tp jgn memaksa Tuhan utk mengabulkannya. Ada kalanya Tuhan terlihat spt mengabulkan yg kita minta, pdhal itu sbg sebuah alasan utk Dia menghukum kita, spya kita sadar bhw yg kita minta itu tdk baik dan salah.

Perkataan yg didasari oleh iman itu suatu saat akan menjd kenyataan, krna itu jgn sembarang mengucapkan atau meminta sesuatu, jgn mengucapkan perkataan yg negatif, yg mengandung kutuk, krna ketika menjd sebuah kenyataan, kita menyesal nantinya. Berpikir sblum mengucapkan, jgn krna dorongan emosi, perkataan kita pny dampak yg bs membangun atau meruntuhkan. Jaga pikiran dan hati kita tetap tenang, jgn simpan kesalahan org lain di dlm hati kita. Kendalikan diri.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.