DI 15102019
Ibrani 3:4
For every house is builded by some man; but he that built all things is God.
- Karena setiap rumah itu dibangun oleh beberapa orang, tapi Dia yang membangun segala sesuatu adalah Tuhan.
Pasal dr ayat ini berisi ttg penjelasan mengenai perbandingan Musa dg Yesus, jd dugambarkan spt Musa membangun sebuah rumah, sdgkan Yesus membangun segala sesuatu. Jd memang terlampau jauh perbandingannya.
Musa memang pemimpin besar bagi bangsa Israel, org yg dihormati hingga kini, sdgkan Yesus masih blm diakui sbg Tuhan oleh sebagian org Yahudi, hanya dianggap sbg nabi dan guru yg terpandang. Bangsa Israel masih menantikan Mesias, tp bagi mrka yg mengerti Kitab Suci, mrka tahu bhw Yesuslah Mesias yg dinubuatkan para nabi. Hal yg perlu kita syukuri adalah krna sebagian org Israel menolak Yesus, keselamatan pd akhirnya diberikan jg pd bangsa-bangsa lain (Gentile) shga kita bs menerima keselamatan dr Tuhan.
Tuhan yg membangun segala sesuatu, artinya Dialah Pencipta, kalau Tuhan tdk mengizinkan sesuatu boleh ada dan tetap eksis, maka Dia akan menggagalkan apa yg dibangun manusia. Proyek pembangunan menara Babel adalah contoh bagi kita, ketika Tuhan menilai pembangunan itu tujuannya tdk baik, maka Tuhan menggagalkannya. Kita hrs paham bhw Tuhan pny kuasa utk membangun, dan jg kuasa utk meruntuhkan apa yg sdg dan telah dibangun oleh manusia maupun roh jahat. Dlm peperangan rohani, Tuhan sanggup merubuhkan benteng dan kubu pertahanan musuh kita (2 Korintus 10:4).
Bangunlah manusia rohani kita, itu sesuai dg keinginan Tuhan, jgn membangun kesombongan, apalg membangun ‘kerajaan’ kita sndri shga kita melepaskan diri dr Tuhan. Melawan Tuhan hanya akan berakhir pd kebinasaan.